Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penumpang KRL, Diimbau Tidak Pakai Masker Scuba dan Buff

Namun ternyata, aturan itu juga masih belum maksimal, karena masih banyak pengguna KRL yang menggunakan masker yang dianggap kurang efektif mencegah penyebaran virus termasuk corona.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 14 September 2020  |  18:45 WIB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo meninjau kesiapan Stasiun Manggarai dalam menerapkan kenormalan baru di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Senin (8/6/2020). - Istimewa
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo meninjau kesiapan Stasiun Manggarai dalam menerapkan kenormalan baru di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Senin (8/6/2020). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Aturan memakai masker di dalam KRL telah lama diberlakukan semenjak pandemi Covid-19 melanda di tanah air. 

Namun ternyata, aturan itu juga masih belum maksimal, karena masih banyak pengguna KRL yang menggunakan masker yang dianggap kurang efektif mencegah penyebaran virus termasuk corona.

Karena itu, PT KCI melalui akun instagramnya mengimbau agar penumpang tidak menggunakan masker jenis scuba dan buff.

Alasannya, karena kedua jenis masker itu hanya 5 persen efektif dalam mencegah risiko terpaparnya akan debu, virus, dan bakteri.

Mereka juga memaparkan efektivitas sejumlah jenis masker. Pertama N95 memiliki efektifitas 95-100 persen. Masker bedah 80-95 persen, masker FFPI 80-95 persen, masker bahan 3 lapis 50-70 persen, masker bahan scuba 0-5 persen.

Sementara itu, dari evaluasi dan penelitian baru-baru ini, masker hibrida adalah salah satu opsi buatan rumah yang paling aman. Sebagai aturan umum, masker kain harus ditenun sekencang mungkin. Itulah mengapa kain dengan jumlah benang lebih tinggi lebih baik dalam menyaring partikel. Lebih baik juga memiliki lebih dari satu lapisan. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan bahwa masker kain memiliki tiga lapisan terdiri dari lapisan dalam yang menyerap, lapisan tengah yang menyaring, dan lapisan luar yang terbuat dari bahan non-penyerap seperti poliester.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl masker
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top