Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

CDC Kembali Rekomendasikan Orang Tak Bergejala Ikut Tes Covid-19

Karena pentingnya penularan tanpa gejala dan pra-gejala, pedoman ini lebih jauh memperkuat kebutuhan untuk menguji orang tanpa gejala, termasuk kontak dekat orang dengan infeksi SARS-CoV-2 yang terdokumentasi
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 20 September 2020  |  10:32 WIB
Ilustrasi-Petugas medis memindahkan pasien ke ruang isolasi dalam simulasi penanganan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Lavalette, Malang, Jawa Timur, Jumat (13/3/2020). - Antara/Ari Bowo Sucipto
Ilustrasi-Petugas medis memindahkan pasien ke ruang isolasi dalam simulasi penanganan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Lavalette, Malang, Jawa Timur, Jumat (13/3/2020). - Antara/Ari Bowo Sucipto

Bisnis.com, JAKARTA - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit CDC kembali meralat imbauannya dengan merekomendasikan agar orang-orang menjalani tes jika mereka bersentuhan dengan seseorang yang memiliki virus corona. Bahkan jika mereka tidak menunjukkan gejala.

"Karena pentingnya penularan tanpa gejala dan pra-gejala, pedoman ini lebih jauh memperkuat kebutuhan untuk menguji orang tanpa gejala, termasuk kontak dekat orang dengan infeksi SARS-CoV-2 yang terdokumentasi," kata pedoman CDC yang diperbarui seperti dikutip dari Foxnews.

Kontak dekat berarti "dalam jarak 6 kaki dari seseorang dengan infeksi SARS-CoV-2 yang terdokumentasi selama setidaknya 15 menit.

CDC juga merekomendasikan bahwa meskipun Anda memiliki hasil tes negatif, Anda tetap harus mengisolasi diri selama dua minggu karena "satu tes negatif tidak berarti Anda akan tetap negatif pada suatu saat setelah tes itu."

Ini adalah kedua kalinya CDC membalikkan arah kebijakan pengujian mereka.

Pada 26 Agustus, agensi tersebut memicu kontroversi ketika mengubah panduannya untuk mengatakan bahwa individu tanpa gejala tidak perlu dites, bahkan jika mereka melakukan kontak dekat dengan seseorang yang mengidap virus corona.

Pembalikan pada hari Jumat menggerakkan CDC kembali sejalan dengan panduan aslinya.

CDC mengatakan mereka mendasarkan panduan dan rekomendasinya pada "apa yang saat ini diketahui tentang COVID-19 dan dapat berubah saat informasi tambahan tersedia."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona pandemi corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top