Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penelitian Ungkap Remdesivir Tidak Tekan Angka Kematian

Dalam laporan The New England Journal of Medicine menunjukkan bahwa kelompok pasien yang menerima remdesivir memiliki waktu pemulihan rata-rata 10 hari atau lebih cepat 5 hari jika dibandingkan dengan kelompok plasebo.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 10 Oktober 2020  |  13:34 WIB
Remdesivir Vial
Remdesivir Vial

Bisnis.com, JAKARTA - Obat redemsivir dilaporkan ternyata tidak menurunkan risiko kematian pada pasien Covid-19.

Dalam laporan The New England Journal of Medicine menunjukkan bahwa kelompok pasien yang menerima remdesivir memiliki waktu pemulihan rata-rata 10 hari atau lebih cepat 5 hari jika dibandingkan dengan kelompok plasebo.

Dikutip dari pernyataan resmi, Sabtu (10/10/2020), peneliti juga melaporkan bahwa pasien yang menerima remdesivir memiliki perbedaan kematian yang tidak bermakna secara statistik pada hari ke-15 dan ke-29.

Perinciannya, pada hari ke-15, angka kematian adalah 6,7 persen untuk kelompok remdesivir dan 11,9 persen untuk kelompok plasebo.

"Sedangkan pada hari ke-29, tingkat kematian adalah 11,4 persen [remdesivir] berbanding 15,2 persen [plasebo]," ujar Dicky Budiman dari Universitas Griffith, Australia.

Meskipun hasil ini tidak signifikan secara statistik, interval kepercayaan (CI) keseluruhan dari rasio bahaya (hazard rasio) menunjukkan ada kemungkinan pengurangan persentase kematian meskipun uji coba itu sendiri tidak menyertakan cukup subjek uji untuk mendeteksi manfaat atau bahaya.

Lebih lanjut, di sisi kurva kelangsungan hidup, hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang paling mungkin mendapat manfaat remdesivir adalah mereka yang menggunakan tambahan oksigen.

Kemudian, pasien dengan rentang usia 18-40 tahun dan mereka yang memiliki gejala kurang dari 10 hari sebelum pengobatan dimulai adalah yang paling mungkin mendapat manfaat dari remdesivir.

Secara keseluruhan, laporan akhir tidak mengubah kesimpulan awal riset beberapa waktu lalu, yakni yang dimuat di NEJM pada 22 Mei 2020, yakni remdesivir hanya efektif dalam menurunkan lama waktu perawatan dari 15 pada kelompok placebo menjadi 11 hari pada kelompok remdesivir.

Kemudian, berdasarkan penelitian hingga saat ini, untuk pasien Covid-19 dengan penyakit penyerta sehingga mengakibatkan kritis, remdesivir tidak memperpanjang kelangsungan hidup.

Satu-satunya obat yang hingga saat ini terbukti menurunkan mortalitas tetaplah deksametason atau obat generik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Obat Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top