Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dampak Terlalu Banyak Screen Time Pada Orang Dewasa

Menurut penelitian, menghabiskan banyak waktu di depan layar bagi orang dewasa dapat mengganggu susunan otak manusia.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 13 November 2020  |  11:42 WIB
Ilustrasi - Digitaltrends
Ilustrasi - Digitaltrends

Bisnis.com, JAKARTA - Banyak ilmu pengetahuan seputar efek negatif dari screen time berfokus pada anak-anak. Tapi bagaimana dengan orang dewasa di kamar asrama dan kamar tidur, menggulir Instagram atau mengirim SMS hingga larut malam?

Penggunaan komputer yang terlalu banyak, seperti penggunaan telepon yang terlalu banyak, memang dapat menyebabkan efek fisik yang berkepanjangan pada orang dewasa.

"Kita semua berjuang untuk menjaga keseimbangan antara menggunakan teknologi sebagai sumber daya dan menggunakan teknologi sebagai penopang," kata Meaghan Rice, PsyD LPC, seorang terapis Talkspace, kepada dikutip dari Bustle.com, Jumat (13/11/2020). Terkadang, ide yang baik untuk benar-benar melepaskan diri dari layar.

Berikut adalah lima dampak dari screen time yang berlebihan mengubah tubuh Anda:

1. Restrukturisasi Otak Anda

Menurut penelitian yang berbeda, menghabiskan banyak waktu di depan layar sebagai orang dewasa dapat mengatur ulang materi yang menyusun otak Anda. (Otak terdiri dari materi abu-abu, bagian berat yang membentuk lipatan, dan materi putih, yang mentransmisikan pesan antar neuron).

Satu studi yang diterbitkan dalam Addictive Behaviors pada tahun 2020 menemukan bahwa orang yang telah didiagnosis dengan kecanduan smartphone - istilah yang diperdebatkan yang umumnya menggambarkan pola penggunaan ponsel cerdas yang bermasalah - memiliki jumlah materi abu-abu yang lebih rendah di berbagai bagian otak mereka, dan aktivitas yang lebih rendah, daripada yang lain.

Secara umum, kecanduan layar terkait dengan penyusutan materi abu-abu, masalah dengan kemampuan materi putih untuk berkomunikasi, lebih banyak mengidam, dan kinerja kognitif yang lebih buruk secara umum. Orang yang tidak "kecanduan" ponsel cerdas mereka, tetapi sangat sering menggunakan perangkat mereka mungkin mengalami beberapa versi restrukturisasi yang sama.

2. Anda Lebih Rentan Terhadap Ketegangan Mata

Komunitas medis mengakui bahwa terlalu banyak waktu di depan layar berdampak buruk bagi mata Anda. Cahaya biru dari layar tidak hanya membuat kita tetap terjaga; itu juga dapat merusak retina, dan ketegangan mata karena terlalu banyak penggunaan perangkat meningkat.

"Kami tidak berkedip sesering saat kami melihat layar," kata Dr. Benjamin Bert M.D., dokter mata di Memorialcare Orange Coast Medical Centres. Kontes menatap "mini dengan layar kami ini akan menyebabkan kelelahan dan gejala mata kering."

Dia merekomendasikan istirahat setiap 10 sampai 15 menit untuk melihat target jarak, keluar jendela atau ke seberang ruangan, dan menutup mata sepenuhnya selama satu atau dua detik.

3. Itu Dapat Mempengaruhi Cara Anda Memproses Emosi

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2019 di The British Journal of Developmental Psychology menemukan bahwa semakin banyak waktu bermain anak-anak, semakin sedikit pemahaman emosional yang mereka tunjukkan.

Namun, itu bisa berdampak pada orang dewasa juga. Bahkan jika Anda tidak tumbuh dengan iPad dalam jangkauan, kurangnya interaksi tatap muka yang sering, mendukung Facebook dan simulasi koneksi emosional lainnya, sebenarnya dapat berdampak pada kemampuan Anda untuk memproses emosi dengan benar.

4. Dapat Meningkatkan Kematian

Sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam The British Journal of Sports Medicine menunjukkan bahwa menghabiskan banyak waktu di depan layar - baik itu TV, komputer atau tablet - menurunkan hasil kesehatan kardiovaskular dan meningkatkan risiko kematian. Dan jika Anda mencoba mengimbangi hari-hari Anda bermain Animal Crossing di sofa dengan olahraga setiap hari, itu mungkin tidak cukup.

Sebuah studi tahun 2011 terhadap 4.500 orang dewasa menunjukkan bahwa banyak waktu di depan layar meningkatkan kemungkinan kematian Anda hingga 52 persen, sementara berolahraga secara konsisten hanya menurunkannya sekitar 4%. Jadi, ini bukan hanya gaya hidup yang tidak banyak bergerak; ini sesuatu tentang tampilan layar itu sendiri yang menyebabkan tubuh kita bekerja kurang baik.

5. Anda Mungkin Berisiko Lebih Tinggi Depresi

Semakin lama Anda duduk memandangi komputer, semakin besar risiko Anda mengalami depresi. Itulah putusan sejumlah studi, termasuk yang diterbitkan pada 2019 di BMC Public Health, yang mensurvei 19 studi berbeda dan menemukan hubungan kuat antara banyak waktu di depan layar (saat duduk) dan gejala depresi.

Yang lain, dalam Preventive Medicine Reports pada tahun 2017, menemukan kaitannya sangat kuat pada wanita - tetapi ini bisa menjadi jalan dua arah. Anda mungkin lebih berisiko mengalami depresi jika Anda duduk di laptop selama berjam-jam, tetapi orang yang merasa tertekan juga lebih cenderung ingin menelusuri Instagram.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

komputer laptop mata
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top