Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Hal yang Bikin Anda bisa Tertular Covid-19

Itu pula yang menjadi salah satu alasan di balik lonjakan kasus COVID-19. Karena itu, penting untuk berdamai dengan fakta bahwa virus akan menetap di sini untuk sementara dan dengan lengah, Anda mempertaruhkan nyawa Anda dan orang yang Anda cintai.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 23 November 2020  |  10:37 WIB
Masker N95
Masker N95

Bisnis.com, JAKARTA - Seiring berjalannya waktu atau 10 bulan pandemi corona berlangsung, orang mulai mengabaikan pedoman yang dikeluarkan untuk menahan penyebaran virus corona baru.

Itu pula yang menjadi salah satu alasan di balik lonjakan kasus COVID-19. Karena itu, penting untuk berdamai dengan fakta bahwa virus akan menetap di sini untuk sementara dan dengan lengah, Anda mempertaruhkan nyawa Anda dan orang yang Anda cintai.

Anda tetap harus waspada dan hindari membuat kesalahan umum ini untuk mengurangi kemungkinan penyebaran virus.

Dilansir dari Times of India, ini 5 hal yang membuat Anda bisa terinfeksi atau menularkannya:

1. Tidak karantina setelah terpapar virus

Jika Anda secara tidak sengaja melakukan kontak dengan seseorang yang terinfeksi virus, Anda harus melakukan karantina sendiri selama 14 hari. Tidak penting jika Anda menunjukkan gejala atau tidak, memisahkan diri dari orang lain penting untuk menjaga keamanan orang yang Anda cintai. Banyak orang tidak menunjukkan gejala, namun mereka dapat menularkan virus ke orang lain.

2. Mengenakan masker dengan katup pernafasan

Anda mungkin merasa mudah bernapas dari masker dengan katup pernafasan, tetapi bukaan dapat memudahkan penularan virus. Katup yang dibuat untuk memudahkan proses menghembuskan napas dan menghirup tidak menyaring udara, sehingga meningkatkan risiko infeksi. Jika Anda terinfeksi, maka dengan mengenakan topeng ini Anda mungkin membahayakan nyawa orang lain.

3. Menghadiri acara kumpul-kumpul di ruang tertutup

Anda hanya aman di sekitar orang yang tinggal bersama Anda. Anda harus menjaga jarak enam kaki dari orang-orang lainnya, meskipun kerabat Anda yang tinggal di dekat Anda atau teman-teman tetangga Anda. Jadi, lebih baik hindari arisan sebisa mungkin. Anda dan keluarga Anda mungkin mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk tetap aman, tetapi belum tentu orang lain juga melakukan hal yang sama.

4. Menganggap demam sebagai gejala utama COVID

Demam memang merupakan salah satu gejala utama COVID, tetapi itu bukan satu-satunya. Pusing, bau badan, lemas, batuk dan pilek juga menandakan bahwa Anda terinfeksi virus corona. Anda tidak dapat mengabaikan tanda peringatan ini dan hanya mengandalkan termometer Anda. Beberapa orang memiliki suhu tubuh yang normal bahkan ketika mereka terinfeksi virus. Jadi, yang terbaik adalah tidak mengabaikan tanda-tanda yang diberikan tubuh Anda.

5. Hanya memakai masker saja tidak membantu

Masker merupakan salah satu cara untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari virus. Tetapi hanya mengikuti norma ini dan mengabaikan orang lain tidak akan banyak membantu Anda untuk menahan virus. Mendesinfeksi area yang biasa disentuh, mencuci tangan secara teratur, menjaga jarak enam kaki, mempraktikkan etiket batuk yang benar adalah beberapa hal yang sama pentingnya yang harus diikuti selama ini.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona masker Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top