Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apa Itu Terapi Plasma Darah Konvalesen, Manfaat dan Syaratnya

Penggunaannya sedikit menurun, ketika mulai ditemukan obat sulfonamid dan penicillin di sekitar tahun 1935-1941. Tapi ketika mulai ada lagi KLB dan wabah di tahun 2000an, TPK kembali meningkat penggunaannya. Termasuk dalam situasi pandemi covid saat ini.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 26 Januari 2021  |  12:40 WIB
Plasma darah dipegang oleh petugas medis
Plasma darah dipegang oleh petugas medis

Bisnis.com, JAKARTA - Terapi plasma konvalesen (TPK) sudah dikenal sejak tahun 1850an. Terapi ini, biasanya diterapkan ketika kejadian luar biasa atau wabah, terutama ketika belum didapatkan terapi yang definitif dan spesifik.

Penggunaannya sedikit menurun, ketika mulai ditemukan obat sulfonamid dan penicillin di sekitar tahun 1935-1941. Tapi ketika mulai ada lagi KLB dan wabah di tahun 2000an, TPK kembali meningkat penggunaannya. Termasuk dalam situasi pandemi covid saat ini.

Menurut Epidemiolog UNS Tonang Dwi Ardyanto, prinsip dasar TPK sendiri adalah memberikan plasma dari orang yang sudah sembuh dari covid-19, kepada pasien yang sedang mengalami sakit karena covid-19.

Sedangkan tujuan mekanisme terapetik TPK ada dua. Pertama dengan memberikan antibodi untuk melawan virus covid dalam tubuh pasien. Kedua, membantu pasien meredakan peradangan hebat (hiperinflamasi response) melalui sitokin, protein dan faktor-faktor anti-inflamasi dalam plasma yang didonorkan.

Berikut penjelasan lengkap dr Tonang terkait terapi plasma konvalesen seperti dikutip dari akun facebooknya:

1 dari 5 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

plasma Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top