Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Presiden Jokowi Sudah Divaksin Covid-19 Kok Divaksin Lagi?

Ahli virologi menekankan pentingnya vaksin Covid-19 dilakukan dalam dua dosis.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  12:56 WIB
Presiden Joko Widodo bersiap disuntik vaksin CoronaVac untuk kedua kalinya, Rabu (21/1/2021).  - Muchlis Jr / Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo bersiap disuntik vaksin CoronaVac untuk kedua kalinya, Rabu (21/1/2021). - Muchlis Jr / Biro Pers Sekretariat Presiden

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima dosis kedua vaksin Covid-19 hari ini, Rabu (27/1/2021). Sebelumnya, Kepala Negara bersama para menteri dan perwakilan tokoh dari berbagai kalangan melaksanakan vaksin pertama pada 13 Januari 2021.

Mengutip laman Times of India, Rabu (27/1/2021), ahli virologi menekankan pentingnya vaksin Covid-19 dilakukan dalam dua dosis. Hal ini diungkapkan ilmuwan senior Raman Gangakhedkar, mantan kepala divisi epidemiologi dan penyakit menular dari Dewan Riset Medis India (ICMR).

Para ahli mengatakan bahwa dosis pertama bertindak sebagai landasan peluncuran dan meningkatkan respons kekebalan, yang kedua memperkuat dan membuat respons kekebalan terhadap virus lebih kuat.

Dosis pertama memulai respons imunologis terhadap antigen yang dimasukkan ke dalam tubuh melalui vaksin. Tubuh kemudian mengembangkan antibodi IgG dan antibodi penetral (perlindungan) dalam tiga sampai empat pekan setelah mengambil suntikan pertama.

“Dosis kedua memastikan bahwa itu meningkatkan tidak hanya antibodi spesifik virus tetapi juga sel T (limfosit-T) [sel pembunuh yang merupakan bagian dari respons kekebalan yang lebih luas terhadap virus]. Ini (dosis kedua) juga menambah daya tahan perlindungan," jelas Gangakhedkar.

Hal senada juga diungkapkan peneliti vaksin Prasad Kulkarni, peneliti utama dari salah satu dari dua vaksin virus Corona yang diluncurkan untuk  kelompok prioritas di India.

"Dosis pertama menciptakan semacam landasan peluncuran di mana kekebalan tubuh terhadap virus akan lepas landas. Dengan dosis kedua meningkatkan antibodi beberapa kali, yang memberikan kekebalan tahan lama terhadap virus," kata Kulkarni.

Dalam istilah awam, jika suntikan pertama mengembangkan 100 antibodi spesifik virus dalam darah, suntikan kedua membantu meningkatkan level ini menjadi 700 antibodi dalam empat pekan ke depan jelas Kulkarni.

Kulkarni memperkirakan vaksinasi dosis kedua akan sepenuhnya melindungi dari virus setidaknya selama dua bulan. Namun, tetap disarankan untuk mematuhi protokol kesehatan, bahkan setelah vaksinasi dosis kedua telah disuntikkan.

“Uji coba vaksin dan studi laboratorium juga telah memerhatikan efek peningkatan dengan dosis kedua vaksin Covid-19. Sangat bijaksana untuk menggunakan dosis kedua vaksin untuk mendapatkan perlindungan yang lebih baik dan lebih lama terhadap penyakit," kata  Deepak Gadkari, ahli virologi senior yang juga mantan direktur Institusi Virologi India (NIV).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Virus Corona Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top