Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Pedoman Bagi Perusahaan yang Menetapkan WFH untuk Karyawan

Perusahaan harus mempertimbangkan kesesuaian fisik rumah seperti ukuran, orang lain yang berbagi ruang, kebisingan dan alat kerja di rumah.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 03 Februari 2021  |  15:44 WIB
Ilustrasi work from home - istimewa
Ilustrasi work from home - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Bekerja dari rumah menjadi pilihan yang diambil banyak perusahaan terhadap karyawannya selama pandemi Covid-19. Apalagi pemerintah di sejumlah daerah beberapa waktu lalu mengeluarkan aturan terkait pembatasan, termasuk aktivitas perkantoran hanya 25 persen.

Terkait bekerja dari rumah atau work from home (WFH) ini, diatur pula dalam ISO/PAS 45005:2020 Occupational Health and Safety Management-General guidelines for safe working during the COVID-19 Pandemic atau pedoman umum untuk keselamatan kerja selama pandemi Covid-19.

Dalam menentukan pekerja mana yang harus bekerja dari rumah, organisasi atau perusahaan harus terlebih dahulu bertanya kepada pekerja mengenai efektifitas bekerja dari rumah, situasi rumah, keinginan untuk bekerja di kantor, dan keyakinan dapat melakukan perjalanan dengan aman ke dan dari tempat kerja fisik tanpa terpapar Covid-19.

ISO juga meminta agar perusahaan menilai secara sistematis risiko dan faktor-faktor selama WFH seperti keadaan rumah tangga pekerja. "Misalnya pengasuhan anak atau tanggung jawab pengasuhan lainnya, anggota rumah yang dianggap berisiko lebih tinggi tertular atau mendapat penyakit parah akibat Covid-19," tulis ISO seperti dikutip Bisnis, Rabu (3/2/2021).

Selanjutnya perusahaan juga harus mempertimbangkan kesesuaian fisik rumah misalnya ukuran, orang lain yang berbagi ruang, kebisingan, kesesuaian pencahayaan, masalah ergonomis. Kemudian pekerja memiliki akses ke sistem dan informasi yang relevan seperti email, drive elektronik, database, keamanan yang ditingkatkan pada sistem yang relevan, serta panduan untuk beroperasi dengan aman saat berada di rumah.

Perusahaan juga diminta menyediakan kebutuhan akan dukungan yang berkelanjutan untuk penggunaan peralatan dan perangkat lunak TI misalnya alat konferensi online hingga potensi kebutuhan untuk memungkinkan pekerja membawa peralatan yang mereka gunakan di tempat kerja untuk sementara waktu atau menyediakan peralatan tambahan.

"Misalnya komputer, monitor komputer, keyboard, mouse, kursi, pijakan kaki, lampu, printer, headset yang cocok secara ergonomis," tulis ISO.

Kebutuhan akan panduan tentang menyiapkan workstation rumahan yang sesuai secara ergonomis juga patut dipertimbangkan perusahaan. Begitu pula risiko psikososial.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

iso Virus Corona Tips Kerja Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top