Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Poin Penting Vaksin Gotong Royong

Hal tersebut bertujuan untuk mempercepat sekaligus memperluas cakupan vaksinasi Covid-19, agar segera tercapai kekebalan kelompok.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 03 Maret 2021  |  09:28 WIB
Petugas kesehatan memberikan contoh cara memvaksin seorang pasien saat simulasi pemberian vaksin Covid-19 Sinovac di Puskesmas Kelurahan Cilincing I, Jakarta, Selasa (12/1/2021). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Petugas kesehatan memberikan contoh cara memvaksin seorang pasien saat simulasi pemberian vaksin Covid-19 Sinovac di Puskesmas Kelurahan Cilincing I, Jakarta, Selasa (12/1/2021). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan akhirnya memutuskan memberikan izin pelaksanaan vaksinasi gotong royong berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No.10/2021.

Hal tersebut bertujuan untuk mempercepat sekaligus memperluas cakupan vaksinasi Covid-19, agar segera tercapai kekebalan kelompok.

Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No.10/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang diteken Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Beberapa hal yang perlu kita ketahui terkait program Vaksinasi Gotong Royong ini di antaranya: pelaksanaannya gratis karena ditanggung oleh perusahaan atau badan hukum yang melaksanakan, juga menggunakan jenis vaksin yang berbeda, tetap harus mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan POM, dan penanganan KIPI yang tetap sama.

Namun, utamanya Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa Vaksinasi Gorong Royong ini tentunya tidak akan mengganggu jalannya vaksinasi gratis yang sedang dijalankan oleh pemerintah.

Berikut 5 poin penting pelaksanaan vaksin gotong royong dikutip dari website resmi covid-go.id:

1. Pelaksanaannya gratis karena ditanggung oleh perusahaan atau badan hukum yang melaksanakan

2. Menggunakan jenis vaksin yang berbeda

3. Vaksin yang digunakan harus mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan POM 

4. Penanganan KIPI tetap sama.

5. Bio Farma akan menjadi distributor 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top