Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Olahraga Ringan yang Bisa Dilakukan Sambil Nonton Drakor Favorit

Di tengah kesibukan aktivitas, kita sering melewatakan olahraga ringan dan peregangan otot padahal menurut American College of Sports Medicine (ACSM),idealnya orang dewasa perlu melakukan latihan peregangan dua hingga tiga kali dalam seminggu .
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 27 Maret 2021  |  10:30 WIB
Downward Facing Dog
Downward Facing Dog

Bisnis.com, JAKARTA – Duduk terlalu lama di depan televisi atau di depan laptop ternyata dapat menyebabkan persendian kaku. Untuk membantu memperkuat otot dan mengurangi cedera sendi, perlu dilakukan peregangan atau olahraga ringan.

Namun, di tengah kesibukan aktivitas, kita sering melewatakan olahraga ringan dan peregangan otot padahal menurut American College of Sports Medicine (ACSM),idealnya orang dewasa perlu melakukan latihan peregangan dua hingga tiga kali dalam seminggu.

Vice President, Worldwide Sports Performance and Fitness, Herbalife Nutrition, Samantha Clayton mengatakan olahraga ringan atau peregangan tersebut sebetulnya dapat dilakukan secara sederhana setiap malam sambil tetap menikmati film-film kesayangan dari layar kaca.

Hal pertama yang harus dipersiapkan adalah mengenakan baju yang nyaman atau memakai pakaian yang longgar. Ini penting untuk membantu membuat pergerakan tubuh menjadi mudah. Jika memungkinkan, ambillah matras atau karpet, kemudian nyalakan TV dan bersiaplah untuk beristirahat di malam hari.

Berikut berolahraga ringan yang dapat dilakukan sambil menikmati film favorit Anda.

1. Peregangan Leher

Ini adalah latihan peregangan yang sederhana namun sangat baik untuk leher, yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Seperti melakukannya saat naik pesawat untuk menghilangkan ketegangan karena duduk selama berjam-jamatau melakukan sambil duduk di meja kerja .

Beberapa orang akan melakukan gerakan memutar leher dengan kepala dimiringkan ke depan dan ke belakang sebagai bagian dari rutinitas peregangan,akan tetapi jangan terlalu banyak tekanan pada leher karena dapat menyebabkan cedera.

• Berdiri tegak dan lihat ke depan. Rilekskan bahu dan miringkan kepala dengan lembut ke satu bahu. Coba tahan selama tiga detik. Berhati-hatilah untuk tidak memaksakan diri terlalu jauh dan jika ini terasa tidak nyaman, hentikan peregangan.

• Miringkan kepala ke sisi lain, regangkan leher dengan lembut. Anda akan merasakan regangan lembut dan kemudian kembali ke posisi awal, dengan mata lurus ke depan.
• Ulangi latihan ini 10 kali.

2. Downward Facing Dog

Meskipun belum pernah mengikuti kelas yoga, mungkin pernah mendengar tentang pose yoga klasik downward facing dogini dengan meregangkan punggung, dada, dan paha belakang.
• Mulailah dengan tangan dan lutut. Ambil posisi telapak tangan menyentuh matras, serta posisikan lutut menyentuh matras dan sejajar dengan posisi tangan. Pastikan tangan berada di bawah bahu dan lutut di bawah pinggul, sehingga berada dalam posisi sejajar mungkin.
• Angkat tulang ekor, tarik pinggul ke atas. Luruskan kaki sebaik mungkin dan tekan tumit dengan lembut ke lantai.
• Rilekskan kepala di antara kedua lengan, menghadap ke lutut. Punggung harus rata. Idealnya, berusahalah untuk menahan posisi ini selama 60 detik.

3. Hamstring Helper

Duduk di kursi sepanjang hari dapat membuattendon dan otot di bagian belakang paha kencang .
• Angkat kaki kiri ke depan sehingga sejajar dengan pinggul, jaga agar punggung tetap rata.
• Turunkan tubuh sampai merasakan regangan di bagian belakang kaki.
• Letakkan tangan di paha atas untuk menopang punggung.
• Tahan selama 15 sampai 30 detik dan ganti sisi, ulangi satu sampai tiga kali.

4. Triceps Stretch

Untuk meningkatkan mobilitas lengan atas dan membantu mencegah otot tegang, regangkan otot trisep. Gerakan ini adalah peregangan yang sederhana dan efektif.
• Angkat satu lengan di atas kepala sambil berdiri dan tekuk siku untuk menjangkau ke belakang leher.
• Gunakan tangan yang bebas untuk mendorong lengan yang terangkat lebih jauh ke belakang kepala dengan lembut. Ulangi dengan lengan yang berlawanan.

5. Child’s Pose

Ini adalah cara yang bagus untuk mengakhiri peregangan dan merupakan posisi yang sangat nyaman. Gerakan ini tidak hanya dapat meredakan ketegangan di punggung bagian bawah, tetapi banyak juga yang menganggapnya efektif dalam mengurangi stres dan kecemasan.
• Berlutut di atas matras atau karpet dengan kedua lutut dibuka selebar pinggul dan kedua kaki berada di belakang.
• Duduklah di atas tumit (sebaik mungkin) dan lipat bagian tubuh atas ke depan, letakkan perut di atas paha. Rentangkan tangan di depan dan sandarkan dahi di lantai. Anda akan merasakan regangan di bahu dan punggung, selain pinggul Anda.
• Tekan dada dan bahu dengan lembut ke arah lantai untuk memperdalam peregangan.
• Tahan setidaknya 30 detik.

“Menonton acara TV atau film favorit, terutama di penghujung hari yang sibuk, adalah tujuan akhir yang didambakan banyak dari kita. Mengapa tidak menggabungkan waktu istirahat ini dengan peregangan untuk merilekskan tubuh dan pikiran Anda? Hanya dibutuhkan lima gerakan yang berdampak dan efektif untuk menciptakan tubuh yang lebih fleksibel dan lebih sehat,” tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

olahraga drama korea
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top