Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemakaian Gagdet Tinggi, Perlukah Anak Pakai Kacamata Anti Radiasi?

Kacamata anti radiasi disebut-sebut dapat membantu mencegah dampak buruk akibat paparan sinar biru dari layar gawai terhadap fungsi penglihatan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 06 April 2021  |  18:41 WIB
Anak pakai kacamata anti radiasi
Anak pakai kacamata anti radiasi

Bisnis.com, JAKARTA - Gawai dan anak, keduanya sekarang sulit dipisahkan. Padahal, layar gawai dapat memancarkan gelombang sinar biru yang dapat mengganggu penglihatan jika ditatap secara berlebihan. Nah, karena adanya bahaya tersebut, perlukah anak menggunakan kacamata anti radiasi?

Kacamata anti radiasi disebut-sebut dapat membantu mencegah dampak buruk akibat paparan sinar biru dari layar gawai terhadap fungsi penglihatan.

Dikutip dari Klikdokter, dalam gadget, ada cahaya yang disebut sebagai gelombang elektromagnetik dan dapat menyebabkan radiasi. Contohnya adalah sinar ultraviolet (UV), inframerah, sinar X, cahaya lampu, dan lainnya.

Nah, yang keluar dari layar gawai adalah cahaya tampak dengan spektrum berwarna biru, sehingga sering disebut sebagai sinar biru.

Pada sinar biru, cahaya terlihat dengan panjang gelombang 380-500 nanometer (nm). Meski memiliki panjang gelombang yang lebih pendek, tetapi energi yang dimilikinya lebih besar. Sekitar satu pertiga dari cahaya yang terlihat tergolong cahaya berenergi tinggi (high-energy visible) atau dikenal juga dengan sinar biru.

Menurut penelitian yang tertuang dalam jurnal medis “International Journal of Opthalmology”, paparan sinar biru secara berlebihan dan berulang dapat memengaruhi kesehatan mata dan tubuh.

Faktanya, di dalam mata manusia terdapat otot untuk mengatur fungsi penglihatan. Apabila digunakan secara berlebihan atau tanpa istirahat, otot tersebut akan mengalami kelelahan. Hal inilah yang terjadi ketika Anda menatap layar gawai terlalu lama, yang pada akhirnya memicu computer vision syndrome.

Keluhan sindrom tersebut ditandai dengan mata pegal dan kering, penglihatan kabur, serta pusing. Gejala tersebut bisa semakin parah jika mata terus-terusan terpapar sinar biru secara berulang dan dalam waktu lama.

Paparan sinar biru pada lensa mata dapat meningkatkan risiko terjadinya katarak.

Apabila retina yang mendapatkan paparan sinar biru secara berulang, yang akan terjadi adalah penurunan fungsi penglihatan secara bertahap.

Jika mata diterangi paparan sinar biru pada malam hari, produksi hormon melatonin (hormon pemicu kantuk) akan berkurang, sehingga Anda akan kesulitan untuk tidur.

Kacamata anti radiasi tersedia dalam berbagai jenis, dan yang memiliki fungsi mematulkan sinar biru adalah salah satunya. Menurut penelitian, kacamata jenis ini memang dapat menurunkan paparan sinar biru sekitar 10-20 persen.

Meski demikian, studi dari British College of Opthalmic and Opticians mengungkap bahwa kacamata anti radiasi belum sepenuhnya terbukti melindungi kesehatan mata dari bahaya sinar biru. Pasalnya, penelitian tidak menemukan adanya perbedaan signifikan pada kesehatan mata antara orang yang menggunakan kacamata anti radiasi dan yang tidak menggunakannya.

Sementara itu, Optilens sebagai salah satu brand kacamata anti radiasi di Indonesia meluncurkan memberikan sebuah inovasi berupa kacamata anti radiasi untuk mendukung pembelajaran online (daring) di Indonesia.

Optilens menggunakan lensa anti sinar biru dan anti radiasi yang diklaim terbukti 99% mereduksi paparan sinar biru dan memblokir sinar radiasi yang di pancarkan oleh perangkat. Optilens sendiri mengeluarkan dua versi, versi yang didesain khusus anak-anak yaitu Optilens Kids dan desaign khusus dewasa dengan Optilens Pro.

“Optilens Kids merupakan kacamata yang didesain khusus anak-anak dengan frame lentur sehingga tidak mudah patah dan menggunakan lensa anti radiasi yang tidak mudah pecah. Sehingga selain melindungi mata anak dari sinar biru, bunda tidak perlu khawatir ketika kacamata rusak dan melukai si kecil” kata Tyas selaku Chief Marketing dari brand Optilens dikutip dari keterangan tertulisnya.

Selain optilens kids, terdapat Optilens Pro yang didesain untuk dewasa menggunakan frame yang kokoh, lensa yang tidak mudah tergores dan model yang kekinian.

Tyas menambahkan Optilens juga menggunakan lensa Opthalmic Protect Plus 2 yaitu lensa anti radiasi yang dibuat menggunakan tekonologi terbaru sehingga dapat memberikan perlindungan utama untuk kesehatan mata” Sampai tahun 2021 Optilens sudah digunakan oleh ribuan anak di Indonesia untuk mendukung kegiatan belajar online.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

radiasi matahari kacamata
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top