Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Suntik Vaksin Covid-19 Kedua, Apa Harus di Lengan yang Sama?

Dari paparan ahli, banyak orang yang memilih untuk disuntik di lengan yang nondominan atau jarang digunakan secara aktif sehari-hari.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 April 2021  |  11:17 WIB
Calon jemaah haji lansia asal Kabupaten Bekasi menerima vaksin Covid-19 pertama kalinya pada 19 Maret 2021 di Stadion Wijaya Mukti, Kab. Bekasi, Jawa Barat. - covid19.go.id
Calon jemaah haji lansia asal Kabupaten Bekasi menerima vaksin Covid-19 pertama kalinya pada 19 Maret 2021 di Stadion Wijaya Mukti, Kab. Bekasi, Jawa Barat. - covid19.go.id

Bisnis.com, JAKARTA - Sebagian orang yang disuntik vaksin Covid-19 mengaku merasa nyeri di lengan mereka selama beberapa waktu, dan beberapa di antaranya melihat bengkak di tempat suntikan.

Dalam uji klinis vaksin Pfizer, sebanyak 83 persen peserta berusia 18-55 tahun melaporkan rasa sakit di tempat suntikan setelah dosis pertama, dan hampir 78 persen merasakan sakit setelah dosis kedua, menurut CDC.

Sementara pada tes vaksin Moderna, hasil uji klinis melaporkan sekitar 87 persen orang berusia 18-64 tahun mengalami nyeri lengan setelah dosis satu dan 90 persen mengalaminya setelah dosis dua.

Lalu, dengan hasil ini mungkinkah seseorang divaksin di lengan berbeda saat diberi dosis pertama dan kedua?

"Apabila Anda tidak kidal dan mendapatkan suntikan di lengan kanan, Anda mungkin akan merasakan lebih banyak rasa sakit, yang bisa lebih mengganggu," kata direktur medis di Rush University Medical Center in Chicago, John Segreti seperti dilansir dari Livestrong, Rabu (28/4/2021).

Dia menyarankan Anda disuntik di lengan non-dominan Anda. Lalu, keputusan untuk disuntik di lengan berbeda saat disuntik dosis pertama dan kedua sebenarnya ada di tangan Anda.

Apabila Anda mendapatkan vaksin Pfizer atau Moderna, yang keduanya memerlukan dua dosis, Anda juga harus memutuskan untuk menggunakan lengan yang sama dengan dosis satu atau beralih.

Kebanyakan orang akan menyingsingkan lengan baju mereka dan, mendapatkan dosis dua di lengan non-dominan mereka.

Untuk vaksin Pfizer, ada waktu 21 hari antara dosis pertama dan kedua. Sementara untuk Moderna, intervalnya 28 hari.

"Ada banyak waktu untuk pulih di antara dua dosis. Ini adalah jarum kecil yang tidak menyebabkan kerusakan pada otot. Sebagian besar reaksi, seperti nyeri di tempat suntikan dan hilang dalam waktu 24 jam," tutur Segreti.

Apabila Anda mengalami efek samping seperti ruam merah, gatal, bengkak atau nyeri muncul di tempat suntikan mulai dari beberapa hari hingga seminggu-plus setelah suntikan, Anda masih disarankan untuk mendapatkan suntikan kedua saat waktunya tiba, dan tidak ada jaminan Anda akan mendapatkan ruam lagi setelah dosis dua.

Berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan yang memberikan suntikan, mereka mungkin menyarankan Anda mengganti lengan untuk dosis kedua. Namun, ini mungkin terserah Anda.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun



Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksinasi Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru

Sumber : Antara

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top