Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gara-gara Pandemi, 2 Jenis Flu Ini Diklaim Menghilang

Menurut ahli, dua jenis flu itu yakni garis keturunan Yamagata dari influenza B, dan clade 3c3 dari virus influenza A H3N2 telah hilang.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 08 Juni 2021  |  09:08 WIB
Gejala Flu.  - AntaraNews
Gejala Flu. - AntaraNews

Bisnis.com, JAKARTA - Dua jenis flu tampaknya telah menghilang dari peredaran gara-gara pandemi corona, demikian menurut para ahli

Ahli mengatakan hal itu karena banyak orang menerapkan protokol kesehatan selama pandemi.

Menurut ahli, dua jenis flu itu yakni garis keturunan Yamagata dari influenza B, dan clade 3c3 dari virus influenza A H3N2 telah hilang.

Sejak Maret 2020, tidak ada dua jenis flu itu yang terdeteksi oleh para ahli.

Setiap tahun, para ahli di seluruh planet memantau evolusi flu musiman dengan mengambil sampel dari pasien yang terinfeksi.

Ini memungkinkan mereka untuk memprediksi seberapa besar kemungkinan wabah dan menyiapkan vaksin secara khusus.

Namun, sejak Maret tahun lalu, peneliti belum bisa memantau dua jenis flu yakni influenza B dan influenza A H3N2.

Ini mungkin berarti bahwa strain telah punah berkat langkah-langkah jarak sosial.

Dengan banyak orang menghabiskan sebagian besar tahun lalu dalam penguncian atau mematuhi pedoman jarak sosial, itu akan mempersulit flu untuk menular dari orang-orang. Pada akhirnya, ketika kehabisan korban, virus itu akan mati.

Trevor Bedford, seorang ahli biologi komputasi di Pusat Penelitian Kanker Fred Hutchinson di Seattle, mengatakan virus itu mungkin berpeluang hilang, tapi tidak sepenuhnya dari muka bumi, karena dunia adalah tempat yang besar.

Dia mengatakan mungkin saja banyak orang yang tidak ke rumah sakit saat sedang flu karena takut tertular COVID-19.

Florian Krammer, seorang ahli flu di Mount Sinai School of Medicine di Manhattan, mengatakan hanya karena tidak ada yang melihatnya, tidak berarti itu telah hilang sepenuhnya, kan?" "Tapi itu bisa saja terjadi".

Richard Webby, direktur Pusat Kolaborasi Organisasi Kesehatan Dunia untuk Studi Ekologi Influenza pada Hewan dan Burung, mengatakan apakah jenis flu ini telah hilang atau tidak masih menjadi perdebatan.

Tetapi dia mengatakan bahwa cara virus bersirkulasi bisa berbeda ke depan.

"Sejauh mana itu berubah dan berapa lama tetap berubah adalah tanda tanya besar. Tapi kita belum pernah melihat ini sebelumnya."


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

flu Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top