Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenkes : Warga DKI Usia 18 Tahun ke Atas Akan Disuntik Vaksin Astrazeneca

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan untuk saat ini vaksin yang akan dipakai adalah vaksin Astrazeneca.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 09 Juni 2021  |  11:14 WIB
Vaksin Covid-19 AstraZeneca - Antara
Vaksin Covid-19 AstraZeneca - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Warga DKI berusia 18 tahun ke atas akan segera mendapatkan vaksinasi covid-19.

Hal itu menyusul Kementerian Kesehatan telah menyetujui pelaksanaan vaksinasi tahap ketiga di Provinsi DKI Jakarta dengan sasaran penduduk usia 18 tahun ke atas dalam surat Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Nomor SR.02.04/II/1496/2021 tanggal 7 Juni 2021.

Surat itu dikeluarkan sebagai tindaklanjut surat dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta Nomor: 6209/-1772 tanggal 5 Juni 2021 tentang Persetujuan Pelaksanaan Vaksinasi Tahap 3 di Provinsi DKI Jakarta.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan untuk saat ini vaksin yang akan dipakai adalah vaksin Astrazeneca.

"Saat ini pakai Astrazeneca, nanti kalaus stok Astrazeneca habis, Sinovac akan kita gunakan," ujarnya kepada Bisnis.

Meski demikian, dia mengimbau warga untuk tidak memilih-milih dalam pemberian vaksin yang akan diterimanya.

"Tapi tidak usah pilih pilih vaksin ya, ka emua vaksin sama baiknya

Berdasarkan data yang masuk ke Kementerian Kesehatan hingga 6 Juni 2021, total kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta sebesar 435.135 kasus atau bertambah 1.019 orang, dengan kasus aktif sebanyak 11.516 dan kematian sebanyak 7.438 kasus atau bertambah 15 orang sehari. Dari data itu, 35 persen kasus positif aktif dengan gejala sedang sampai dengan kritis membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Persentase kasus positif di Provinsi DKI Jakarta selama satu pekan terakhir mencapai 7,62 persen atau lebih dari ambang batas 5 persen yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top