Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tidur Siang Tambah Bikin Ngantuk? Coba Perhatikan ini

Namun perlu kamu ketahui bahwa kebiasaan tidur siang bisa saja membuat Anda lebih mengantuk. Oleh karena itu, Anda perlu memahami efek tidur siang terhadap pola tidur Anda dan bagi kesehatan mental Anda.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 19 Juli 2021  |  16:12 WIB
Ilustrasi tidur siang
Ilustrasi tidur siang

Bisnis.com, JAKARTA - Tidur siang tentu disukai oleh beberapa orang, terutama jika mulai merasa lelah.

Namun perlu kamu ketahui bahwa kebiasaan tidur siang bisa saja membuat Anda lebih mengantuk. Oleh karena itu, Anda perlu memahami efek tidur siang terhadap pola tidur Anda dan bagi kesehatan mental Anda. Dengan ini, maka tidur tambahan Anda dapat berfungsi lebih baik.

Tidur siang tentunya memiliki berbagai manfaat. Berdasarkan dari studi Pew Research Center, tidur siang dapat membantu meningkatkan reaksi anda, kewaspadaan, penalaran logis, rasa ngantuk dan kelelahan.

Tidur siang biasanya dilakukan dari jam 12 siang hingga jam 2 siang. Beberapa orang melakukan tidur siang agar tidak terlalu merasa lelah dan mendapatkan energi kembali. Tidur siang juga memberikan manfaat untuk menurunkan tekanan darah, meningkatkan toleransi positif dan juga menghindari frustasi, meningkatkan memori dan kemampuan dalam belajar.

Namun, anda perlu memperhatikan durasi tidur siang Anda. Jika tidak maka Anda bisa merasa lebih lelah dan kurang tidur.

Dilansir dari Healthline, direktur medis Indiana Sleep Center Abhinav Singh, MD, menjelaskan bahwa tidur siang yang berdurasi lebih dari 45 menit, akan membuat lebih sulit untuk tertidur di malam hari.

Untuk lebih rincinya, berikut beberapa jenis tidur yang dapat Anda ketahui, yang dilansir dari Healthline.

1. Short naps

Dikenal dengan sebutan power naps, yakni tidur dengan durasi 20 hingga 25 menit. Power naps dapat membantu meningkatkan kognisi, pembelajaran resepsi, memori dan retensi informasi serta performa atletik.

Jika anda melebihi durasi ini, Anda akan masuk ke dalam fase deep sleep. Berdasarkan dari hasil penelitian, jika Anda memasuki fase tersebut Anda akan merasa pusing, bingung dan bahkan lebih lelah.

2. Caffeine naps

Adalah tidur siang yang dimulai dengan minum secangkir kopi, teh, atau espresso. Selanjutnya, Anda dapat melakukan tidur siang selama 20 hingga 25 menit.

Berdasarkan dari penelitian, kafein bekerja dengan memblokir adenosin, yakni senyawa yang menumpuk sepanjang hari dan menyebabkan kantuk. Selain itu, ketika Anda bangun, Anda akan merasa lebih bersemangat, berenergi dan lebih waspada.

3. Long naps

Fase tidur selanjutnya yang lebih dalam akan terjadi jika Anda tidur lebih dari 25 menit. Jika Anda terbangun lebih dari durasi 25 menit, maka Anda akan merasa berat dan lebih grogi. Selain itu, dampaknya lainnya dapat merusak kinerja seseorang, kewaspadaan yang berkurang, dan merasa lebih lelah dan kurangnya istirahat.

Depresi juga memiliki hubungan dengan tidur. Jika Anda memiliki masalah dalam tidur, maka Anda juga akan bisa mengalami depresi. Lalu, untuk menghindari permasalahan depresi, maka direkomendasikan bagi Anda untuk memiliki waktu tidur yang cukup.

Salah satu alternatif bagi Anda jika tidak cukup untuk tidur di malam hari adalah dengan melakukan tidur siang. Beberapa ahli merekomendasikan untuk tidak tidur siang lebih dari jam 2 sore, atau dari jam 12 siang hingga 2 sore.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tidur pola tidur
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top