Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Manfaat Makanan Pedas Bagi Kesehatan

Makanan pedas memiliki efek buruk bagi kesehatan sebagian orang, tetapi ada juga manfaat dari rasa pedas tersebut.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 02 Agustus 2021  |  18:36 WIB
5 Manfaat Makanan Pedas Bagi Kesehatan
aneka sambal nusantara. - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Banyak orang menyukai makanan dengan cita rasa pedas. Namun, sebagian lainnya menolak mengonsumsi makanan pedas.

Makanan pedas bukan hanya untuk melezatkan hidangan makanan, tetapi juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Jika Anda menyukai makanan pedas, maka Anda termasuk orang yang beruntung.

Melansir dari Insider, Senin (2/8/2021), berikut 5 manfaat dari mengonsumsi makanan pedas.

  1. Meningkatkan metabolisme

Ahli diet terdaftar dan pendiri Real Nutrition Amy Shapiro mengatakan bahwa makanan pedas dapat meningkatkan metabolisme dengan meningkatkan detak jantung dan menghasilkan panas dalam tubuh. Hal ini menyebabkan seseorang dapat membakar lebih banyak kalori.

Senyawa capsaicin dalam cabai memiliki banyak manfaat untuk kesehatan metabolisme. Tinjauan tahun 2012 terhadap 20 studi penelitian menemukan bahwa capsaicin dapat membantu tubuh Anda membakar sekitar 50 kalori ekstra sehari. Para peneliti menyimpulkan bahwa makanan pedas dapat menurunkan berat badan yang signifikan selama satu atau dua tahun.

Selain itu, capsaicin dapat bertindak sebagai penekan nafsu makan, membuat Anda merasa lebih kenyang dan mengonsumsi lebih sedikit kalori secara keseluruhan.

  1. Meningkatkan kesehatan jantung

Studi menemukan bahwa makanan pedas dapat meningkatkan sirkulasi dan menurunkan tekanan darah. Capsaicin khususnya juga mengurangi peradangan, yang telah terbukti menjadi faktor risiko penyakit jantung. Selain itu, makanan pedas juga dapat menurunkan kolesterol.

Studi kecil tahun 2017 menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi dua kapsul capsaicin 4mg sehari selama tiga bulan mengalami peningkatan kadar kolesterol darah dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Adapun studi lain yang sangat besar tahun 2017 dari University of Vermont meneliti hubungan antara kesehatan jantung dan konsumsi cabai merah selama enam tahun. Ditemukan insiden kematian 13 persen lebih rendah dari penyebab, seperti penyakit jantung atau stroke di antara peserta yang mengonsumsi paprika.

  1. Mengurangi peradangan di usus

Banyak orang berpikir bahwa makanan pedas menyebabkan sakit perut, tetapi penelitian menunjukkan capsaicin sebenarnya dapat meningkatkan aliran darah ke saluran gastrointestinal dan melindungi pembentukan bisul.

Studi tahun 2006 menemukan capsaicin dapat meningkatkan aliran darah ke lapisan saluran pencernaan dan melindunginya dari kerusakan.

“Makanan pedas juga dapat bertindak sebagai antioksidan, mengurangi peradangan dan membantu proses pencernaan dengan melawan bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan infeksi,” kata Ashlee Wright, ahli diet terdaftar di Orlando Health.

  1. Meningkatkan harapan hidup

Studi populasi besar tahun 2015 di antara orang dewasa Tiongkok menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi makanan pedas hampir setiap hari memiliki risiko kematian dini 14 persen lebih rendah daripada mereka yang mengonsumsinya sekali seminggu.

“Ini kemungkinan karena efek anti-inflamasinya, peningkatan kesehatan jantung, dan penurunan obesitas,” kata Shapiro.

Meski demikian, penting untuk diingat bahwa makanan pedas bukanlah tongkat ajaib untuk kesehatan dan harus dipasangkan dengan diet sehat dan rutinitas olahraga yang konsisten.

“Faktor gaya hidup lainnya perlu dipertimbangkan. Menambahkan makanan atau bahan pedas ke dalam diet yang sehat dan seimbang akan menjadi cara yang tepat,” kata Wright.

  1. Mengurangi rasa sakit

Shapiro menjelaskan bahwa bentuk capsaicin topikal membantu memblokir pesan ke saraf, sehingga membantu seseorang mengurangi sensasi rasa sakit.

“Ini juga dapat menghilangkan rasa sakit akibat kerusakan saraf, atau kondisi kulit lainnya,” tambahnya.

Studi tahun 2011 menemukan bahwa aplikasi 60 menit dari patch konsentrasi tinggi yang mengandung 8 persen capsaicin memberikan pereda nyeri yang efektif pada pasien dengan nyeri neuropatik (saraf) hingga 12 minggu.

Meskipun makanan pedas memiliki banyak manfaat kesehatan, tetapi juga dapat memperburuk beberapa masalah kesehatan, seperti mulas. Jika Anda tidak terbiasa makan makanan pedas, mulailah dengan makan dalam jumlah kecil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips sehat hidup sehat
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top