Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Herd Imunity Tercapai? Vaksinasi atau Alami

Tren penambahan kasus baru juga rendah. Apakah ini artinya herd immunity di Indonesia akan segera tercapai?
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 12 September 2021  |  11:36 WIB
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam/fk.ui.ac.id
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam/fk.ui.ac.id

Bisnis.com, JAKARTA - Saat ini jumlah kasus di Indonesia terus menurun.

Penurunan ini terjadi pada saat persentase jumlah yang divaksin pertama masih rendah atau kurang dari 20%.

Tren penambahan kasus baru juga rendah. Apakah ini artinya herd immunity di Indonesia akan segera tercapai?

Dekan FKUI Ari Fahrial Syam mengatakan ada 2 hal yang bisa menjelaskan kondisi ini.

Pertama, bahwa memang pada sebagian daerah dengan capaian imunisasi diatas 70% sudah terjadi infeksi atau di daerah tersebut orang yang terinfeksi sudah lebih pada 70% orang.

"Untuk mengetahui perlu dilakukan pemeriksaan serologi bagi masyarakat yang belum di vaksin utk mengetahui apakah pernah terinfeksi atau tidak," katanya dalam keterangan yang diterima Bisnis.

Untuk menjaga agar kondisi saat ini terus membaik, katanya, berbagai pembatasan tetap harus dilakukan, dan prokes 5 M tetap harus dijalankan.

Apalagi, katanya, saat ini tengah merebak varian baru Mu (berasal dari Kolombia).

Di 50 negara termasuk China, Korea Selatan dan Jepang bisa saja varian ini masuk ke Indonesia.

Karena itu, perlu antisipasi dan kewaspadaan agar penularannya tidak membuat kasus kembali melonjak.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ari fahrial syam Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top