Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DPR Dukung Pemerintah Fokus Produksi Vaksin Merah Putih

Bila uji klinis tahap 1-3 berjalan lancar, maka diperkirakan EUA (emergency use authority) Vaksin Merah Putih dari BPOM akan keluar pada bulan Maret 2022.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 12 November 2021  |  14:17 WIB
Setelah masuk Tim Nasional Pengembangan Vaksin Merah Putih untuk mendukung kemandirian vaksin dalam negeri, LIPI harus bekerja keras untuk mewujudkan vaksin tersebut.  - LIPI
Setelah masuk Tim Nasional Pengembangan Vaksin Merah Putih untuk mendukung kemandirian vaksin dalam negeri, LIPI harus bekerja keras untuk mewujudkan vaksin tersebut. - LIPI

Bisnis.com, JAKARTA -  Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mendukung program pemerintah membuat Vaksin Merah Putih.

Dia menyambut baik prosesi serah terima bibit (seed) vaksin Merah Putih dari Universitas Airlangga kepada PT Biotis Pharmaceuticals yang disaksikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Hal ini menandakan proses uji praklinis Vaksin Merah Putih telah berjalan sukses. Untuk kemudian dilanjutkan dengan uji klinis tahap 1 hingga 3 oleh PT Biotis Pharmaceuticals. BPOM dan WHO menyatakan siap mendampingi proses uji klinis ini hingga vaksin Merah Putih dapat diproduksi secara massal.

"Dengan serah terima bibit vaksin ini, harusnya pemerintah fokus memproduksi Vaksin Merah Putih hasil karya anak bangsa," kata Mulyanto, dikutip dari laman resmi DPR RI, Jumat (12/11/2021).

Sebagai bangsa yang berdaulat, lanjut Mulyanto, Indonesia harus terus berjuang mengembangkan kemampuan teknologi dan inovasi domestik untuk memproduksi dan menjaga pasar dalam negeri.

Bahkan kalau Vaksin Merah Putih ini berlebih, dapat diekspor ke berbagai negara yang membutuhkan. Ini akan menjadi sumber devisa baru bagi negara.

Menurut Mulyanto, dalam Konsorsium Riset Covid-19, yang dikoordinasikan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), ada 11 platform riset Vaksin Merah Putih yang dijalankan oleh 6 lembaga riset pemerintah dan perguruan tinggi, yakni LBM Eijkman, LIPI, UI, ITB, Unair, dan UGM.

Riset Vaksin Merah Putih berbasis platform virus yang dimatikan (inactivated virus), yang dimotori Universitas Airlangga, adalah platform riset yang paling progresif.

“Bila uji klinis tahap 1-3 berjalan lancar, maka diperkirakan EUA (emergency use authority) Vaksin Merah Putih dari BPOM akan keluar pada bulan Maret 2022, untuk kemudian diproduksi massal bekerja sama dengan PT Biotis Pharmaceuticals. Itu tentu sangat membanggakan,” pungkasnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru vaksin Merah Putih
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top