Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berapa Lama Vaksin Covid Booster Bisa Bertahan Lawan Virus Corona?

Vaksin Covid booster bisa mengurangi infeksi yang parah akibat virus corona. Berapa lama vaksin tersebut bisa bertahan di tubuh?
Nabila Dina Ayufajari
Nabila Dina Ayufajari - Bisnis.com 24 Februari 2022  |  19:43 WIB
Seorang lansia mendapatkan vaksin Covid booster di Emporium Pluit Mall - IG @emporiumpluitmall
Seorang lansia mendapatkan vaksin Covid booster di Emporium Pluit Mall - IG @emporiumpluitmall

Bisnis.com, JAKARTA - Kini pemerintah gencar mencanangkan program vaksin Covid dosis 1 dan 2, serta booster. Tujuannya, untuk mencegah penularan virus corona.

Mengutip dari Times of India, Kamis (24/2/2022), vaksin bisa memberikan perlindungan dari seseorang agar tidak mengalami infeksi yang parah dari virus corona. Sebab, virus terus bermutasi, setiap orang harus divaksinasi bersama dengan suntikan booster atau dosis ketiga tepat waktu.

Namun, perlu diingat bahwa protokol kesehatan dengan memakai masker menjadi penting untuk mencegah penularan virus corona. Apakah vaksin booster ampuh untuk mencegah penularan Covid?

Seberapa efektif dan lama kekebalan dari suntikan booster? Simak hasil penelitian para ahli kesehatan:

Seberapa efektif dosis booster?

Dosis booster membantu sistem kekebalan mempertahankan memori patogen dan membuatnya siap untuk segala jenis serangan serupa di masa depan. Dosis booster sangat penting ketika efektivitas dosis vaksin asli mulai berkurang.

Mengingat varian Covid-19 yang muncul, dosis booster tidak lebih dari sebuah berkah. Suntikan vaksin ini melindungi tubuh dari varian mutasi yang akan datang.

Efektivitas vaksinasi booster terlihat selama gelombang ketiga Covid-19. Selama gelombang ini lebih sedikit rawat inap dan tingkat keparahan terlihat di antara pasien. Meskipun banyak ilmuwan mengaitkan gejala ringan dari varian Omicron, tetapi sebagian ahli lain mengatakan akibat vaksinasi risiko keparahan pada kebanyakan orang jadi diminimalkan.

Berapa lama dosis booster bertahan?

Efek dosis vaksin Covid booster berkurang setelah 10 minggu, tetapi perlindungan terhadap penyakit parah tetap lebih tinggi, kata para ahli.

"Dalam analisis data populasi yang diperbarui, perlindungan vaksin terhadap penyakit ringan sebagian besar telah menghilang dalam 20 minggu setelah vaksinasi dengan vaksinasi primer 2 dosis. Setelah dosis booster, perlindungan awalnya meningkat menjadi sekitar 65 hingga 70 persen tetapi turun menjadi 45 hingga 50 persen dari 10 minggu,” tulis pakar kesehatan.

Perlindungan terhadap penyakit parah jauh lebih tinggi setelah dosis booster, efektivitas vaksin terhadap rawat inap diperkirakan 92 persen, dan tetap tinggi pada 83 persen 10+ minggu setelah dosis booster.

Studi penelitian lain juga mengisyaratkan efektivitas dosis booster terhadap penyakit parah.

Sebuah studi penelitian CDC AS terhadap 241.204 pertemuan gawat darurat/perawatan darurat, dan 93.408 rawat inap dari Agustus 2021 hingga Januari 2022 menunjukkan bahwa dosis ketiga vaksin adalah 91 persen efektif terhadap rawat inap akibat Covid-19 hingga dua bulan setelah suntikan. Namun, efektivitasnya turun menjadi 78 persen setelah empat bulan atau lebih.

Siapa yang bisa mendapatkan dosis booster?

Siapapun di atas 18 tahun bisa mendapatkan dosis booster. Saat ini, suntikan booster di Indonesia sedang memprioritaskan warga lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan. Warga bisa mendapatkan dosis booster setelah berjarak minimal 6 bulan dari dosis kedua. Selain itu, lansia dan kelompok rentan juga dapat mengambil dosis booster dengan saran medis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Vaksin Covid-19 Vaksin Booster
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top