Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indonesia Dilanda Cuaca Panas, Berikut Tips Jaga Kesehatan di Suhu Ekstrim

Cuaca panas belakangan ini terjadi lantaran posisi semu matahari yang berada di wilayah utara ekuator. Hal itu menunjukan bahwa sebagian wilayah di Indonesia telah memasuki musim kemarau.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 15 Mei 2022  |  10:37 WIB
Indonesia Dilanda Cuaca Panas, Berikut Tips Jaga Kesehatan di Suhu Ekstrim
Suhu panas

Bisnis.com, JAKARTA - Cuaca panas terik tengah melanda di berbagai wilayah di Indonesia.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa cuaca panas yang terjadi saat ini bukan disebabkan gelombang panas.  

"Suhu panas terik yang terjadi di wilayah Indonesia bukan fenomena Gelombang panas," terang Deputi Bidang Meteorologi Guswanto, melalui unggahan di akun Instagram Resmi BMKG.

Dia menerangkan cuaca panas belakangan ini terjadi lantaran posisi semu matahari yang berada di wilayah utara ekuator. Hal itu menunjukan bahwa sebagian wilayah di Indonesia telah memasuki musim kemarau.

Posisi semu matahari itu juga membuat pertumbuhan awan hujan menurun, sehingga kondisi cuaca menjadi lebih cerah, utamanya di pagi dan siang hari.  

“Dominasi cuaca yang cerah dan tingkat perawanan yang rendah tersebut dapat mengoptimumkan penerimaan sinar matahari di permukaan bumi, shingga menyebabkan kondisi suhu yang dirasakan oleh masyarakat menjadi cukup terik pada siang hari,” jabarnya.   Dijelaskan juga bahwa selama periode 1-7 Mei 2022, suhu maksimum di Indonesia terukur pada berkisar di angka 33 - 36.1 derajat celcius. Adapun suhu maksimum tertinggi hingga 36.1 derajat celcius diketahui terjadi di wilayah Tangerang-Banten dan Kalimantan Utara.  

Sementara itu, suhu maksimum tertinggi di Indonesia di bulan April selama 4-5 tahun terakhir sekitar 38.8 derajat celcius terjadi di Palembang pada tahun 2019. Adapun untuk suhu tertinggi di bulan Mei di kisaran 38.8 derajat celcius terjadi di Temindung Samarinda pada tahun 2018.

Sementara itu, dikutip dari laman Konimex, ada beberapa tips menjaga kesehatan di cuaca panas ekstrim.

Tips ini, penting agar mencegah timbulnya berbagai masalah kesehatan. Yang paling sering terjadi adalah dehidrasi karena tubuh mengeluarkan banyak cairan, tubuh kita menjadi terasa mudah lelah. Selain itu, udara yang kering membuat debu menjadi mudah masuk ke saluran pernapasan atau menempel pada makanan, sehingga menimbulkan infeksi saluran pernapasan dan infeksi saluran pencernaan.

Untuk itu, kita harus menjaga kesehatan supaya bisa tetap fit pada kondisi cuaca yang panas. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan:

1. Minum air putih yang banyak (10 gelas per hari) untuk menghindari dehidrasi.
2. Hindari konsumsi kopi dan teh karena memiliki efek diuretik yang akan membuat kita buang air kecil lebih sering, sehingga meningkatkan resiko terjadi dehidrasi.
3. Gunakan pelembab untuk menjaga hidrasi kulit.
4. Jangan terlalu sering mandi pada saat udara sedang panas karena dapat membuat kulit menjadi kering Perbanyak asupan buah-buahan.
5. Hindari paparan sinar matahari secara langsung.
6. Kenakan masker pada saat berada di tempat terbuka.
7. Kurangi aktivitas di luar ruangan antara jam 11 siang sampai jam 3 sore.
8. Istirahat yang cukup.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Cuaca panas bumi BMKG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top