Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cegah Penularan Hepatitis dari Kontaminasi Makanan

Kontaminasi virus hepatitis silang bisa dilakukan dari makanan ke makanan, dari orang ke makanan.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 21 Mei 2022  |  14:51 WIB
Cegah Penularan Hepatitis dari Kontaminasi Makanan
Ilustrasi seorang anak dirawat akibat hepatitis akut misterius - WHO

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendapatkan temuan baru yang menunjukan bahwa penularan penyakit hepatitis akut misterius dapat tersebar melalui udara dan makanan.

Oleh karena itu, perlu mencegah kontaminasi silang dalam pangan. Dikutip dari virtual-college.co.uk, kontaminasi silang merupakan cemaran baik itu biologis, fisik, atau kimia berpindah dari satu tempat dan menyentuh makanan.

“Bentuk kontaminasi makanan ini dapat menyebabkan masalah kesehatan dan keamanan yang serius, terutama bagi restoran atau bisnis lain yang menyimpan makanan untuk waktu yang lama,” tulisnya seperti yang dikutip Bisnis.com, Sabtu (21/5/2022).

Kontaminasi silang dapat dilakukan dari makanan ke makanan, dari orang ke makanan, atau dari benda atau tempat yang bersentuhan dengan makanan.  

Contoh kontaminasi yang paling umum adalah dari satu makanan ke makanan lain. Ini biasanya terjadi ketika makanan siap saji menyentuh daging mentah yang terkontaminasi bakteri berbahaya.

Setidaknya ada beberapa jenis utama kontaminasi dalam makanan yang harus diwaspadai. Semuanya adalah kontaminasi biologis, bakteri, virus, parasit, prion, kontaminasi fisik, dan kontaminasi kimia.

Sedangkan untuk mencegahnya, perlu menyimpan makanan dengan benar. Misalnya adalah menutupi makanan mentah, memisahkan dan menyimpannya di rak paling bawah lemari es.

“Ini adalah cara yang berguna untuk menyimpan makanan dengan benar untuk mencegah kontaminasi silang. Jika makanan mentah menetes atau tumpah di lemari es, desinfektan dan segera bersihkan untuk mencegah pertumbuhan bakteri,” tulis situs virtual-college.co.uk.

Lalu, gunakan peralatan terpisah, disinfeksi permukaan, cuci tangan saat mengambil dan menaruh makanan, serta gunakan tas belanja dengan benar.

“Kontaminasi silang dalam makanan bisa sangat berbahaya. Oleh karena itu sangat penting bagi setiap bisnis yang menangani, menyimpan, atau menyajikan makanan untuk menyadari risikonya dan cara mencegahnya,” terang virtual-college.co.uk.

Sebelumnya, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa kesimpulan penularan hepatitis melalui udara dan makanan lantaran adanya dugaan yang dikuatkan beberapa temuan Adenovirus pada pasien yang terkena penyakit tersebut. 

“Kami menduga penularan dari pada hepatitis akut berat ini diperkirakan dengan dua cara yaitu melalui udara karena ada kecurigaan dengan adanya virus Adenovirus. Kemudian virus hepatitis sebagian besar menyebar menularkan melalui makanan fecal oral," katanya kepada wartawan, Senin (16/5/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkes hepatitis Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top