Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pilih Beli Rumah atau Mobil? Ini Petuah Lo Kheng Hong

Lo Kheng Hong memberikan petuah bagi generasi milenial terkait dengan pilih beli rumah atau mobil.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 10 Desember 2022  |  12:10 WIB
Pilih Beli Rumah atau Mobil? Ini Petuah Lo Kheng Hong
Investor saham yang dijuluki Warren Buffet Indonesia Lo Kheng Hong memaparkan materinya pada acara Mega Talkshow Investasi 2020 di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (7/3/2020). Bisnis - Rachman
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Lo Kheng Hong, investor individu yang berstatus sebagai pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5 persen untuk empat emiten membagikan pandangannya kepada generasi muda saat ditanya apakah lebih baik membeli rumah atau mobil.

Lo, sapaan akrab Lo Kheng Hong mengatakan, lebih baik uang yang ada digunakan untuk sesuatu yang apresiasi, bukan untuk sesuatu yang depresiasi.

“Sayang uang untuk dibelikan mobil karena ada depresiasi. Lebih baik uang kita dibelikan sesuatu yang apresiasi, yang tidak depresiasi,” kata Lo melalui kanal Youtube WinMax Gallery, dikutip Sabtu (10/12/2022).

Dia menuturkan, mobil mewah misalnya, juga akan mengalami depresiasi. Bahkan setiap tahun harga mobil akan terus menyusut dan ujungnya akan menjadi besi tua, sama dengan mobil-mobil lainnya. 

Sebaliknya, dia menyarankan agar generasi muda membeli rumah, lantaran nilainya akan terus naik setiap tahunnya. 

Lo yang juga dikenal sebagai Warren Buffet Indonesia itu bahkan menilai, pemikiran orang-orang yang memilih membeli mobil dibandingkan rumah justru keliru. Apalagi, jika tujuan untuk membeli mobil hanya untuk pamer semata.

Lo sendiri mengaku lebih memilih setia dengan mobil Volvo yang sudah dia gunakan sejak 1995. Selain ingin menerapkan hidup hemat dan sederhana, Lo tak ingin jadi incaran perampok jika menggunakan mobil mewah. Tak hanya itu, mobil mewah juga akan ada depresiasi sehingga dia menyayangkan jika uang yang ada digunakan untuk membeli mobil ketimbang rumah.

“Kalau dia lebih baik beli mobil daripada beli rumah, itu keliru. Kan mobil depresiasi, 

sedangkan rumah yang dia beli apresiasi. Keliru jadinya,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lo kheng hong rumah rumah subsidi mobil Mobil Listrik
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top