Disease X/oxford
Health

Disebut Lebih Ganas dari Covid, Simak Fakta-fakta Penyakit Misterius Disease X

Mia Chitra Dinisari
Senin, 25 September 2023 - 12:00
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Para ahli medis di Inggris mengungkapkan saat ini dunia tengah diintai oleh kehadiran penyakit misterius baru bernama Disease X yang disebut lebih ganas dari Covid.

Mereka memperingatkan bahwa virus baru ini dapat mempunyai dampak serupa dengan Flu Spanyol yang menghancurkan pada tahun 1918-1920.

Pakar kesehatan membunyikan alarm tentang “Penyakit X”, sebuah istilah yang diciptakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia.

Mereka memperingatkan bahwa potensi pandemi baru ini mempunyai kapasitas untuk mengakibatkan kematian 20 kali lebih banyak dibandingkan virus corona.

Pandemi COVID-19 dimulai pada tahun 2020 dan secara tragis telah merenggut nyawa lebih dari 2,5 juta orang di seluruh dunia. Berikut adalah 10 poin teratas tentang Penyakit X.

Kate Bingham, yang menjabat sebagai ketua Satuan Tugas Vaksin Inggris dari Mei hingga Desember 2020, menyatakan keyakinannya bahwa Disease X diperkirakan jauh lebih berbahaya daripada COVID-19.

Berdasarkan perkiraan para ahli, Penyakit X berpotensi mengakibatkan kematian hingga 50 juta orang.

“Biar saya jelaskan begini: pandemi flu pada tahun 1918-19 menewaskan sedikitnya 50 juta orang di seluruh dunia, dua kali lebih banyak dari jumlah korban tewas pada Perang Dunia I. Saat ini, kita bisa memperkirakan jumlah kematian serupa yang disebabkan oleh salah satu dari sekian banyak virus yang sudah ada. ada," katanya kepada Daily Mail dilansir dari Mint.

Dia mengungkapkan bahwa meskipun para ilmuwan telah mengidentifikasi 25 keluarga virus yang mencakup ribuan virus individual, ia berpandangan bahwa masih ada jutaan virus yang belum ditemukan, dan virus-virus tersebut berpotensi berkembang menjadi pandemi.

Dia memaparkan jika Disease X sama menularnya dengan campak dengan tingkat kematian akibat Ebola 67%. Di suatu tempat di dunia, penyakit ini akan menyebar, dan cepat atau lambat, seseorang akan mulai merasa sakit.

Meningkatnya wabah, menurut Bingham, disebabkan oleh meningkatnya tren semakin banyaknya orang yang berkumpul di daerah perkotaan. Dia juga menekankan bahwa perusakan jutaan hektar habitat alami setiap tahunnya berkontribusi terhadap peningkatan ini.

“Alasan ini sangat penting, karena sekitar tiga perempat penyakit menular yang muncul berasal dari hewan dan kemudian berpindah dari satu spesies ke spesies lain hingga, dalam keadaan tertentu, dapat menginfeksi manusia.” paparnya.

Menurut Bingham, mengenai vaksin untuk Disease X, saat ini belum ada vaksin yang disetujui. Namun demikian, Bingham menggarisbawahi pentingnya para ilmuwan mengembangkan kumpulan “prototipe vaksin yang berbeda untuk setiap keluarga virus yang mengancam”. Dia menekankan bahwa hanya langkah awal dalam pemberian vaksin yang dapat membantu menargetkan ciri-ciri spesifik Penyakit X.

Adapun strategi portofolio vaksin untuk melawan berbagai aspek virus. Dia menjelaskan dengan mengatakan bahwa 'jenis vaksin yang berbeda merangsang respons kekebalan yang berbeda dan oleh karena itu memberikan tingkat perlindungan yang berbeda'.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro