Tere Liye Absen di Diskusi Perlakuan Pajak Bagi Penulis dan Pekerja Seni

Dialog perlakuan pajak bagi penulis dan pekerja seni digelar di Gedung Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (13/9/2017) malam. Sejumlah pekerja seni dan penulis menghadiri acara tersebut.
Dika Irawan | 14 September 2017 00:32 WIB
Ilustrasi-Konferensi pers buku Tere Liye - Azizah Nur Alfi

Bisnis.com, Jakarta -- Dialog perlakuan pajak bagi penulis dan pekerja seni digelar di Gedung Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (13/9/2017) malam. Sejumlah pekerja seni dan penulis menghadiri acara tersebut.

Namun Tere Liye, sosok yang belakangan mengeluhkan persoalan pajak bagi penulis ini tidak hadir dalam kesempatan tersebut. Tere diketahui berhalangan hadir karena ada acara di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Sementara itu sejumla pelaku kreatif dan penulis tampak menghadiri diskusi tersebut antara lain Glenn Fredly, Dewi Lestari, Goenawan Mohamad, Butet Kertaradjasa hingga Giring Nidji.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, secara umum tiap orang yang memiliki hasil jerih payah ditarik oleh negara sesuai amanat konstitusi. Bagi dia hal ini bukanlah urusan gampang dan tidak populer, tetapi harus dilakukan demi negara.

"Masalah ini buat saya terhenyak. Ternyata ada banyak aspek yang perlu dibicarakan. Namun ada konstitusi negara agar berhak mengumpulkan sumber dayanya," tuturnya.

Penulis Dewi Lestari mengapresiasi digelarnya diskusi ini. Menurutnya melalui hal ini didapat langsung penjelasan mengenai pajak bagi penulis maupun pekerja seni lainnya. "Saya tidak mau terhindari dari pajak. Pajak membuat kita merasa memiliki," ujarnya.

Tag : pajak
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top