Bunda, Ini yang Wajib Disiapkan Sebelum Libur Bersama Buah Hati

Ketika berlibur bersama anak-anak memang tidak semudah ketika masih berdua hanya dengan suami.
Dewi Andriani | 01 Desember 2018 00:00 WIB
Ilustrasi - Top10inaction

Bisnis.com, JAKARTA – Menikmati libur bersama sang buat hati tentu sangat menyenangkan. Namun, banyak hal yang perlu untuk dipersiapkan. Apalagi jika masih bayi berusia di bawah 2 tahun.

Berbagai kebutuhan dan perlengkapan bayi seolah menjadi barang wajib yang harus dibawa. Mulai dari stroller dan gendongan, pakaian, perlengkapan mandi, perlengkapan makan, popok, obat-obatan, hingga kebutuhan makan.

Reisa Broto Asmoro, dokter yang merupakan ibu dari dari RR Ramania Putri Broto Asmoro dan R Satriyo Daniswara Broto Asmoro ini mengatakan bahwa dia dan suami kerap membawa buah hatinya untuk berlibur.

“Anak saya senang-senang saja dibawa berlibur, di dalam negeri atau luar negeri juga senang. Belum ada tempat favorit sih, tapi ya mungkin saat ini kita lebih banyak pilih lokasi wisata di Indonesia dulu ya. Bali sudah paling pas sih untuk membawa anak berlibur,” ujarnya ditemui di sela-sela acara peluncuran Beaba Babycook Neo.

Ketika berlibur bersama anak-anak memang tidak semudah ketika masih berdua hanya dengan suami. Apalagi saat ini, dia memiliki dua buah hati yang usianya masih di bawah 5 tahun. Untuk persiapan kebutuhan anak dia membuatnya seringkas mungkin.

“Pakaian usahakan yang memang sesuai dengan tempatnya agar jangan salah bawa. Sesuaikan juga dengan jumlah harinya, agar tidak mubazir juga. Untuk toiletries usahakan bawa yang travel size,” tuturnya.

Selain itu, jika berlibur ke lokasi yang cuacanya dingin perlu untuk membawa kaos kaki dan jaket yang tebal. Jangan lupa juga untuk konsultasi ke dokter dan mempersiapkan berbagai obat-obatan, terutama obat penurun panas.

Di samping itu, dokter sekaligus presenter ini juga mengaku harus membawa sendiri makanan bagi kedua putra dan putrinya. Sebab, keduanya ternyata alergi sehingga ada beberapa makanan tidak boleh dikonsumsi oleh kedua buah hatinya seperti keju, coklat, pepaya, pisang, dan tomat.

MPASI

Makanan pendamping ASI (MPASI) harus benar-benar diolah sendiri, terutama bagi anak keduanya yang sudah menginjak usia 8 bulan. Apalagi pada usia tersebut, putranya belum bisa makan makanan layaknya orang dewasa. Pilihan menu dan teksturnya pun harus benar-benar diperhatikan.

“Untuk makanan usahakan jangan sampai yang instan karena anak saya alergi beberapa makanan. Jadi semua saya persiapkan sendiri, tidak hanya pada saat liburan saja tetapi juga di dalam keseharian mereka,” tuturnya.

Biasanya Reisa sudah menyiapkan makanan beku dari rumah yang kemudian tinggal dihangatkan. Namun, jika tidak biasanya dia membeli di supermarket dan mengolah sendiri dengan menggunakan alat MPASI yang simpel.

Sementara itu, ahli MPASI yang juga pendiri Mamma Kanin, Inta Heruwanto mengatakan bahwa makanan menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh orang tua, terutama yang anaknya masih berusia di bawah 1 tahun.

Sebab, pada saat itu makanan yang dikonsumsi oleh anak harus disesuaikan dengan tekstur, belum bisa mengonsumsi makanan orang dewasa pada umumnya. “Pada usia 4-6 bulan teksturnya halus, kemudian pada usia 7-9 bulan campuran tekstur, usia 10-12 bulan tekstur kental, dan anak yang 12 bulan tekstur makanan berupa potongan kecil,” tuturnya.

Meski demikian, sambungnya, orang tua sebetulnya tidak perlu memusingkan makanan untuk anak. Inta sendiri biasanya menyediakan dua jenis makanan bagi sang buah hati ketika usianya masih di bawah 1 tahun.

“Ada dua macam, yang satu beku yang satu sudah dipanaskan. Untuk yang beku itu ditaruh di koper, sedangkan untuk yang sudah dihangatkan ditaruh di travel back supaya bisa langsung disuapin saat di airport atau di stasiun,” ujarnya.

Untuk menu makanan beku tersebut menurunya sudah disiapkan pada hari sebelumnya atau di malam hari, kemudian diletakkan di freezer untuk dibekukan agar dapat dimakan selama beberapa hari. Ketika sampai di hotel atau di tempat tujuan, makanan beku tersebut langsung disimpan kembali di freezer.

Selain makanan beku, wanita yang senang memasak ini juga menyiapkan finger food untuk anak berupa jajanan pasar atau sayur dan buah-buahan yang dipotong seukuran jari sehingga bisa menjadi camilan anak ketika sedang jalan-jalan.

Untuk makanan berupa jajanan pasar sehat yang disiapkan sendiri di rumah seperti risoles kroket, biasanya sudah dimasak setengah matang dan dipanaskan menggunakan microwave dengan meminta tolong bagian room service.

“Pokoknya nggak usah dibawa stres. Kalau memang tidak bisa menyiapkan makanan dari rumah, bisa juga dengan menyajikan makanan yang siap saji. Atau kalau saya biasanya ke supermarket terdekat kemudian beli yogurt sama buah, itu sudah penolong nomer satu,” tuturnya.

Tag : Liburan, bunda putri
Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top