Yayasan Kelola buka program hibah seni

JAKARTA: Yayasan Kelola kembali membuka pendaftaran Program Hibah Seni, sebuah program yang memberikan dukungan bagi seniman agar terus menghasilkan karya pertunjukan dengan kualitas yang lebih baik."Kami mengundang seluruh seniman maupun kelompok
Inria Zulfikar
Inria Zulfikar - Bisnis.com 26 September 2011  |  19:00 WIB

JAKARTA: Yayasan Kelola kembali membuka pendaftaran Program Hibah Seni, sebuah program yang memberikan dukungan bagi seniman agar terus menghasilkan karya pertunjukan dengan kualitas yang lebih baik."Kami mengundang seluruh seniman maupun kelompok kesenian untuk mengirimkan proposal pertunjukan dengan batas waktu hingga 25 Desember," kata Ketua Kelola Linda Hoemar Abidin hari ini.Seleksi lamaran akan dilakukan oleh tim seleksi independen yang terdiri dari maksimal 7 orang dari kalangan seni dan ahli yang mewakili berbagai minat dan latar belakang. Pengumuman Peraih hibah akan dipublikasikan pada 5 April 2012 melalui website Kelola. Program Hibah Seni didanai oleh Hivos."Indonesia memiliki banyak seniman berbakat yang aktif  berkarya tanpa dukungan memadai. Untuk mendorong seniman agar terus menghasilkan karya dengan kualitas yang semakin baik, maka sejak tahun 2001, Kelola menawarkan program Hibah Seni."Hibah Seni memiliki dua kategori; Karya Inovatif dan Pentas Keliling. Karya Inovatif ditujukan untuk karya seni yang mencari dan mengedepankan unsur-unsur kebaruan dalam seni.Sementara Pentas Keliling diberikan agar karya seni terpilih dan telah dipentaskan di suatu kota dapat dilihat oleh penonton baru di kota-kota lain. Oleh karena kelompok tradisi juga berkesempatan mendapatkan hibah Pentas Keliling, maka pementasan keliling juga menjadi ruang untuk merayakan keberagaman seni di Indonesia.Program ini terbuka bagi seniman untuk melamar dengan mengirimkan proposal pertunjukan yang akan diseleksi oleh Tim Pakar Independen terpilih. Peraih hibah diminta untuk memberikan laporan tertulis, dokumentasi video dan foto, serta catatan penggunaan dana hibah."Sehingga secara tidak langsung seniman dapat mengasah keterampilan manajemen produksi, belajar bagaimana mengorganisir dan mempertanggungjawabkan bantuan yang diberikan." (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top