INOVASI INDUSTRI: Perfilman Asia Adopsi Inovasi Terkini Selandia Baru

JAKARTA-Industri Asia menerapkan inovasi-inovasi terkini dari New Zealand, mulai dari efek khusus perfilman, desain industri hingga bidang kesehatan.
Jessica Nova | 14 Desember 2012 17:36 WIB

JAKARTA-Industri Asia menerapkan inovasi-inovasi terkini dari New Zealand, mulai dari efek khusus perfilman, desain industri hingga bidang kesehatan.

 

Seiring dengan pemutaran perdana film The Hobbit: An Unexpected Journey pada minggu ini, kalangan pebisnis yang terkait dengan film ini juga mencetak debut mereka di seluruh kawasan.

 

Peter Jackson, sutradara film trilogi dari Selandia Baru, melihat bisnis-bisnis yang khusus terkait dengan industri film berhasil mengadaptasikan produk-produk mereka untuk dipasarkan di Asia.

 

“Spesialis kamera digital yang selama ini digunakan dalam industri perfilman Selandia Baru kini digunakan untuk membantu menciptakan kemajuan dalam bidang yang sama sekali diluar dugaan, yakni kesehatan,” katanya dalam keterangan pers, hari ini (14/12).

 

Aranz Medical dari Christchurch menggunakan teknologi yang pertama kali digunakan di dunia ini untuk menciptakan peta 3D dalam penyembuhan luka.Hal ini memungkinkan para dokter untuk melacak pemulihan pasien dengan akurasi yang luar biasa. Alat ini pada mulanya digunakan untuk membantu pembuatan model digital karakter-karakter di film The Lord of the Rings, termasuk Gollum.

 

Di Korea Selatan dan Singapura, instalasi interior Kaynemail juga memesona para praktisi industrialis interior.

 

Pada mulanya teknologi tersebut digunakan untuk baju zirah para pemain dalam film Peter Jackson.Industri perfilman Selandia Baru memiliki reputasi sebagai yang terbaik di dunia, mendukung lebih dari 2.700 perusahaan di Selandia Baru.

 

“Saya bangga dapat menyaksikan bisnis-bisnis inovatif Selandia Baru dikembangkan di wilayah ini,” jelas Benny Goodman, Acting Regional Director New Zealand Trade and Enterprise di Asia Timur. (Ilustrasi: intergen.co.nz/yus) 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : David Eka Issetiabudi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup