Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TERAPI PENYAKIT: Healing Wave, Harapan Baru Bagi Penderita Asma

JAKARTA-Kalangan penderita asma kini boleh bernafas lega dengan semakin berkembangnya metode penyembuhan, salah satunya terapi alternatif dengan alat healing wave.
Adhitya Noviardi
Adhitya Noviardi - Bisnis.com 17 Desember 2012  |  11:18 WIB

JAKARTA-Kalangan penderita asma kini boleh bernafas lega dengan semakin berkembangnya metode penyembuhan, salah satunya terapi alternatif dengan alat healing wave.

Healing wave bisa meningkatkan sirkulasi fluida (cairan) dalam tubuh, bermanfaat sebagai detoksifikasi dan meningkatkan sirkulasi darah serta melancarkan transportasi oksigen nutrisi ke organ yang membutuhkan.

Reyadi M. Zen, Manajer Produk Advance - distributor alat healing wave - mengatakan healing wave bisa meminimalisir kekambuhan asma yang dipicu oleh cuaca dingin, alergi terhadap makanan tertentu, stres dan lainnya.

“Alat ini dilapisi infra merah. Tapi sinarnya dikemas begitu rupa agar tidak terlihat, sehingga aman digunakan bagi penderita sinusitis. Secara empirik, khasiat alat ini sudah terbukti,” kata Reyadi yang juga seorang pemerhati kesehatan, pagi ini (17/12).

Dia menjelaskan alat tersebut sudah diujicobakan pada sejumlah penderita asma. "Hasilnya terjadi perubahan atau perbaikan pada penderita,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah tenaga kesehatan atau rumah sakit yang memiliki pusat rehabilitasi medik, telah menggunakan alat ini sebagai terapi. Namun dengan nama yang berbeda dan bentuk yang telah dimodifikasi. “Sekitar 80% pembeli dan pemakai healing wave ini adalah penderita asma”.

Dia menuturkan terapi healing wave menggunakan metode gelombang panas dan sinar. Kedua unsur - panas dan sinar - menghasilkan resonansi/getaran dan mampu menyerap sampai ke sum-sum tulang serta membantu sirkulasi darah menjadi lancar.

“Dengan melakukan terapi ini terus-menerus, bisa membuat otot saluran pernapasan rileksasi,” tuturnya. (foto: ilustrasi penderita asma/yus) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top