Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

FESYEN EKSEKUTIF: Tips Pria Kenakan Tenun

BISNIS.COM, JAKARTA— Kain tenun  naik daun. Posisinya terus mengejar pakaian berbahan batik, tidak cuma di kalangan wanita, tapi juga pria.
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 08 Juni 2013  |  07:41 WIB
FESYEN EKSEKUTIF: Tips Pria Kenakan Tenun
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA— Kain tenun  naik daun. Posisinya terus mengejar pakaian berbahan batik, tidak cuma di kalangan wanita, tapi juga pria.

Perancang Busana Musa Widyatmodjo mengatakan  tenun makin populer sebagai  bahan  pakaian dalam dua tahun terakhir.

“[Alasannya] kejenuhan dan masalah pilihan keragaman,” kata Musa saat dihubungi melalui telepon genggamnya hari ini (8/6/2013)..

Apalagi bahan tenun terus mengalami  penyesuaian, seperti tidak semua tenun ikat  tebal dan panas jika dikenakan. Mengingat bahannya kini sudah ada yang lebih  tipis dengan mengkombinasikan benang pembuatannya, yang tidak cuma dari katun.

Musa mengatakan  motif tenun biasanya tergantung dari mana bahan tersebut dibuat, seperti tenun ikat asal Palembang, Jepara, NTT, dan Bali.

“Pembuatan kain tenun bisa memakai mesin [digerakkan tenaga listrik, uap, gas], pakai alat bukan mesin, atau alat yang digerakkan dengan tenaga manusia,” kata Musa yang juga menjadi Penasehat Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI).

Bagi kalangan pria yang ingin menggunakan kemeja atau jas dengan bahan tenun , Musa mengatakan memang mesti memperimbangkan berat  kain, tebal atau tipis bahan.

Pertimbangan lainnya adalah memperhatikan motif tenun .

“Motif tenun tidak sefleksibel motif batik,” kata Musa.

Jika batik motifnya bervariasi, seperti pilihan corak bahan yang  kecil hingga besar .

Untuk tenun biasanya motifnya berukuran mulai dari yang sedang sampai besar, dan tidak bisa sedetil batik. Karena itu penting untuk memperhatikan postur tubuh dengan motif tenun yang akan dikenakan.

Namun, uajrnya, tenun  kaya dengan permainan wana

“Pilih motif  yang  bagus jika dibuat  busana. Jangan memaksa,” kata Musa.

Tips pria kenakan tenun:

1. Jika ingin mengenakan kemeja terbuat dari bahan tenun pilih yang bahannya ringan. Lebih baik memilih motif yang tidak bercerita. Jangan misalnya memilih  motif orang berbaris, melainkan yang dekoratif sepetti bunga, garis, titk, hewan.

2.Jika ingin mengenakan jas atau jaket dari bahan tenun,  karena menjadi pakaian di bagian luar  kemeja, bisa memilih bahan tenun yang agak tebal. 

3. Jika telah menggunakan jaket atau jas  dari tenun  yang dominan motifnya, sebaiknya mengenakan kemeja yang polos, bukan kemeja batik.

4.Cuci kemeja, jaket, dan jas tenun dengan cara dry clean. Mengingat bahan tenun cenderung menyusut jika kena air, dan luntur. (ltc)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fesyen eksekutif
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top