Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

FESYEN EKSEKUTIF: Bergelimang Emas dan Berlian, Ini Strateginya Biar Tak Tampil Norak

BISNIS.COM, JAKARTA— Perancang Busana Musa Widyatmodjo mengatakan  memiliki  banyak koleksi aksesoris yang gemerlap dan mahal, mesti memperhatikan keseimbangan saat menggunakannya.
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 09 Juni 2013  |  12:42 WIB
FESYEN EKSEKUTIF: Bergelimang Emas dan Berlian, Ini Strateginya Biar Tak Tampil Norak
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA— Perancang Busana Musa Widyatmodjo mengatakan  memiliki  banyak koleksi aksesoris yang gemerlap dan mahal, mesti memperhatikan keseimbangan saat menggunakannya.

Musa mengatakan  apalagi saat ini bukan lagi zamannya tampilan aksesoris berbahan sejenis mulai dari ujung kepala sampai kak digunakan dalam satu kali kesempatan. Misal, menggunakan aksesoris dengan tema perhiasan serba berlian.

  “Kalau perhiasan intinya kita mau fokus ke mana. Beda tipis antara glamour dan norak. Glamour kemewahan terbatas, sedangkan penampilan norak [menunjukkan] kemewahan yang tanpa batas,” kata Musa saat dihubungi melalui telepon genggamnya hari ini, Minggu (9/6/2013).

Memiliki koleksi emas dan berlian, ujarnya,  jangan menampilkannya tanpa batas sehingga seluruh tubuh dipenuhi dengan aksesoris yang serba bling.

Demikian pula jika ingin mengunakan aksesoris yang ukurannya besar, cukup mengenakan satu atau dua perhiasan  saja. Itu pun  jangan dikenakan dalam jarak yang berdekaran,.

Misal, gelang  besar  boleh  ditampilkan dengan  anting yang besar. Bukan cincin besar dipadankan dengan bros yang besar pula.

 “Kalau pakai anting besar , bros besar. Bisa ‘korslet’ [tak indah dipandang],” katanya.

Musa yang juga  menjadi Penasehat Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia  (APPMI)  mengatakan  untuk menampilkan aksesoris seperti kalung,  juga tidak mesti menggunakan busana dengan leher rendah.

Jika memang ingin menampilkan kalung bisa menggunakan busana berkerah  tinggi, asalkan mengenakan busana dengan bahan polos.

Jika mengenakan busana dengan motif  yang ramai, maka memang mesti dengan desain potongan leher rendah, supaya aksesoris kalung terlihat dengan baik.

 “[Sesuaikan] antara  keindahan baju dan perhiasan dengan kerumitan motif baju,” kata Musa.

 Tips wanita menggunakan aksesoris:

 1.Tentukan fokus aksesoris yang diharapkan untuk dilihat orang lain. Misal, apakah  sirkam atau tusuk konde yang bagus, atau bros.

 2. Perhatikan keseimbangan. Misal menggunakan bros besar, dan menyesuaikankannya dengan menggunakan  giwang kecing, atau kalung besar diimbangi dengan bros  yang kecil. Cincin besar dengan gelang yang tipis.

 3. Jika memiliki badan besar, agar menghindari aksesori yang semuanya serba bulat. Misal seluruhnya menggunakan mutiara. Lebih disarankan memilih aksesoris berbentuk kotak dan segitiga yang membuat penampilan menjadi seimbang. (ltc)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fesyen eksekutif
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top