Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENYAKIT TAK MENULAR: Akibatkan Kematian, Ini Tiga Penyebab Utamanya

BISNIS.COM, JAKARTA - Hati-hati mengonsumsi gula, garam, dan lemak (GGL). Sebab, penyakit yang ditimbulkan oleh ketiga komponen tersebut cukup berat.
Rahmayulis Saleh
Rahmayulis Saleh - Bisnis.com 19 Juni 2013  |  17:31 WIB
PENYAKIT TAK MENULAR: Akibatkan Kematian, Ini Tiga Penyebab Utamanya

BISNIS.COM, JAKARTA - Hati-hati mengonsumsi gula, garam, dan lemak (GGL). Sebab, penyakit yang ditimbulkan oleh ketiga komponen tersebut cukup berat.

Kematian akibat penyakit tidak menular (PTM), atau penyakit degeneratif, seperti, hipertensi, jantung, diabetes melitus, dan kanker di Indonesia semakin meningkat. Pada 2001 angkanya 49,9%, naik menjadi 59,5% pada 2007.

"Berbagai penyakit tidak menular tersebut dipicu dan diawali dari kebiasaan mengonsumsi gula, garam, dan lemak secara berlebihan," kata Dokter Ekowati Rahajeng, Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan, di Jakarta, Rabu (19/6/2013).

Dia menyebutkan umumnya penyebab penyakit tersebut, karena kurangnya edukasi mengenai diet dan gizi yang seimbang kepada masyarakat, termasuk mencermati konsumsi GGL, dan membaca label kemasan makanan.

Berbagai penyakit tidak menular itu, lanjutnya, seharusnya bisa dihindari. Caranya, dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dengan diet seimbang, dan membatasi penggunaan GGL.

Ekowati menjelaskan sebanyak 24,5% penduduk Indonesia mengonsumsi garam berlebihan, dan 12,8% memakan lemak berlebihan. Ditambah lagi dengan kebiasaan makanan manis, asin sebanyak 23,8%, dan berlemak sekitar 64,7%.

Untuk melindungi masyarakat dari konsumsi GGL berlebihan, perlu program edukasi dengan mengajak berbagai institusi lainnyan, termasuk pihak swasta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gula diabetes kanker garam hipertensi jantung lemak
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top