Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waduh, Lebih dari 25% Usia di Atas 18 Tahun Menderita Hipertensi

Lebih dari 25% orang Indonesia di atas usia 18 tahun menderita hipertensi. Namun, kurang dari 10% yang mengetahui bahwa mereka menderita penyakit tersebut.
Rahmayulis Saleh
Rahmayulis Saleh - Bisnis.com 08 Januari 2014  |  16:37 WIB
Waduh, Lebih dari 25% Usia di Atas 18 Tahun Menderita Hipertensi

Bisnis.com, JAKARTA - Lebih dari 25% orang Indonesia di atas usia 18 tahun menderita hipertensi. Namun, kurang dari 10% yang mengetahui bahwa mereka menderita penyakit tersebut.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan 2013, menyebutkan penyakit hipertensi juga menyerang kalangan usia muda dan produktif usia 18-24 tahun sebanyak 12,2%.

Sayangnya, meskipun masyarakat mengetahui penyakit hipertensi, tidak berarti penyakit tersebut terkendali.

"Perubahan gaya hidup dan kepatuhan dalam menjalankan pengobatan, menjadi kendala utama," kata dokter Ekowati Rahajeng, Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes, di Jakarta, Rabu (8/1/2014).

Dia menuturkan angka kematian kasus (fatality rate case) penyakit kardiovaskular, yang sangat erat dengan hipertensi, yang dirawat di rumah sakit menempati urutan teratas, dibandingkan dengan penyakit lainnya.

Salah satu penyebabnya, kata Ekowati dalam Workshop Pengendalian Hipertensi yang diadakan Kemenkes bekerja sama dengan PT Novartis Indonesia dan FKM UI, adalah karena perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia, bukan hanya mereka yang tinggak di perkotaan, tapi juga di pedesaan.

"Menyadari situasi penyebab hipertensi tersebut, kami mengajak masyarakat untuk berperilaku CERDIK," katanya.

Perilaku CERDIK yang dimaksud yakni melakukan Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok dan polusi udara lainnya, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat yanh cukup, dan Kelola stres.

"Perilaku itu perlu terus ditingkatkan dan digencarkan, terutama sosialisasi ke daerah-daerah sub-urban," tambah Ekowati

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hipertensi
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top