Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDONESIAN IDOL 2014: Nyanyi Dangdut, Nowela Seperti Sayur Tanpa Garam

Nowela membawakan tembang Rekayasa Cinta yang dipopulerkan diva dangdut Camelia Malik dalam panggung spektakuler top 6, Jumat (18/4/2014)
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 18 April 2014  |  22:11 WIB
 Finalis Indonesian Idol - Indonesianidol.com
Finalis Indonesian Idol - Indonesianidol.com

Bisnis.com, JAKARTA – Nowela membawakan tembang “Rekayasa Cinta” yang dipopulerkan diva dangdut Camelia Malik dalam panggung spektakuler top 6, Jumat (18/4/2014).

Sayangnya, komentar kurang memuaskan diterima kontestan asal Purwokerto ini.

Awalnya Ahmad Dhani memuji Nowela yang dinilai tampil cukup seksi. “Tampilan kamu seksi. Pembawaan lagu kamu juga seksi. Apalagi goyangan kamu.”

Tapi, komentar berbeda diungkapkan ketiga juri lainnya.

Tantri berpendapat Nowela tidak cocok membawakan lagu itu. “Sejak awal, saya kira kamu cocoknya hanya bawa lagu R&B. Ini kurang enak,” katanya.

Titi DJ mengatakan Nowela tampil kurang berani bereksplorasi sehingga tidak tampil memuaskan.

Komentar serupa diajukan Anang Hermansyah. “Kamu seperti sayur tanpa garam. Kurang memuaskan, mungkin bukan genre kamu.” 

Adapun, Indonesian Idol 2014 dalam panggung spektakuler top 6 bertema “From East to West”. Sesuai dengan tajuknya, paara peserta akan membawakan dua buah lagu, yakni sebuah lagu dangdut atau melayu dan sebuah lagu asing.

Talent show yang disiarkan RCTI ini akan menampilkan enam kontestan yang tersisa. Mereka adalah Yuka, Ubay, Virza, Nowela, Husein dan Gio.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indonesian idol 2014
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top