Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lukisan Palsu: Hati-Hati Beli Karya Pelukis Terkenal!

Para kolektor lukisan diminta waspada dan teliti dalam memilih dan membeli lukisan, terutama koleksi dari pelukis terkenal.
Rahmayulis Saleh
Rahmayulis Saleh - Bisnis.com 08 Mei 2014  |  22:02 WIB
Lukisan Palsu: Hati-Hati Beli Karya Pelukis Terkenal!
Budi Setiadharma, Ketua Perkumpulan Pencinta Senirupa Indonesia (PPSI) - Rahmayulis Saleh

Bisnis.com, JAKARTA—Para kolektor lukisan diminta waspada dan teliti dalam memilih dan membeli luikisan, terutama koleksi dari pelukis terkenal.

Selama ini ditengarai banyak beredar lukisan karya pelukis terkenal yang sudah meninggal dunia, tapi palsu dan dijual dengan harga cukup tinggi.

"Kami ingin memberi tahu kepada publik terutama para pecinta lukisan, agar berhati-hati dalam membeli karya lukis. Jangan sampai dapat yang asli tap palsu," kata Budi Setiadharma, Ketua Perkumpulan Pencinta Senirupa Indonesia (PPSI), di Jakarta, Kamis (8/5/14).

Sebagai pembelajaran bagi para kolektor baru dan yang sudah lama, katanya, PPSI menulis buku berjudul Jejak Lukisan Palsu, yang diluncurkan Kamis malam di Galeri Nasional Jakarta.

Dalam acara tersebut juga dipamerkan sejumlah lukisan koleksi pelukis terkenal yang diprint, dan lukisan yang diduga dipalsukan juga diprint.

"Coba lihat lukisan ini. Sama-sama diprint. Yang satu difoto dari lukisan aslinya kemudian diprint. Yang satu lagi difoto dari lukisan palsu itu. Nama pelukisnya tertera sama, seorang tokoh pelukis yang sudah meninggal dunia. Perbandingkan kedua lukisan ini," ungkap Budi.

Panitia, katanya, dalam penataan lukisan pada pemeran ini, sengaja menempatkannya berdampingan. "Tujuannya agar para pecinta lukisan tahu dan mengerti, mana lukisan asli dan karya yang dipalsukan," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lukisan
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top