Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kematian Joan Rivers Dianggap Karena Mal Praktek, RS di New York Digugat

Kematian Joan Rivers Dianggap Mal Praktek, RS di New York Digugat
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 27 Januari 2015  |  15:57 WIB
Komedian Joan Rivers - foxnews.com
Komedian Joan Rivers - foxnews.com

Bisnis.com, JAKARTA—Putri almarhum komedian Joan Rivers mengajukan gugatan malpraktik medis terhadap klinik rawat jalan di New York yang merawat artis itu seminggu sebelum kematiannya pada tahun lalu.

Rivers, yang meninggal pada usia 81, menderita serangan jantung selama pemeriksaan tenggorokan dan pita suara di pusat Endoskopi Yorkville di Upper East Side Manhattan dan meninggal seminggu kemudian, pada 4 September, di sebuah rumah sakit New York.

Awal bulan ini sebuah lembaga kesehatan pemerintah, Centers for Medicare and Medicaid Services, menemukan bahwa keadaan fasilitas di klinik Yorkville itu kurang dari standar kondisi yang diperlukan atau memenuhi syarat untuk menjadi pemberi layanan bedah rawat jalan.

Klinik tersebut diberikan waktu sampai Maret mendatang untuk memperbaiki kekurangan fasilitas, atau harus menghadapi pencabutan akreditasi dan pendanaan federal.

Gugatan kasus malpraktek itu diajukan oleh anak tunggal Rivers, yaitu putrinya Melissa, di Mahkamah Agung negara bagian New York untuk mendapat kompensasi dan ganti rugi.

Gugatan itu menuduh bahwa klinik Yorkville itu gagal untuk memberitahukan kepada Rivers tentang risiko dari perawatan yang dia jalani dan klinik itu bertindak nekat dengan mengabaikan faktor kesehatan dan keselamatannya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malpraktek

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top