Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Dia Cokelat Bikin Awet Muda

Para ilmuwan telah mengembangkan cokelat berkhasiat. Khasiat cokelat ini sangat didambakan banyak orang, terutama kaum hawa, karena memperlambat tanda-tanda penuaan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Februari 2015  |  12:19 WIB
Mengemil cokelat - sheckys.com
Mengemil cokelat - sheckys.com

Bisnis.com, JAKARTA— Para ilmuwan telah mengembangkan cokelat berkhasiat. Khasiat cokelat ini sangat didambakan banyak orang, terutama kaum hawa, karena memperlambat tanda-tanda penuaan.

SIMAK: Ini Makanan Pemicu Depresi

Seperti dilansir dari Telegraph, laboratorium Universitas Cambridge berada di balik penemuan cokelat Esthechoc ini.

Dengan menggunakan antioksidan yang membuat burung Flamingo tetap berwarna merah muda, para peneliti mengklaim bahwa cokelat ini dapat meningkatkan fisiologi kulit, membawa "penanda" kulit dari usia 50 sampai 60 tahun kembali ke tingkat usia 20 atau 30-an tahun.

Uji klinis menunjukkan para relawan yang menyantap cokelat itu setiap hari selama empat minggu mengalami perbaikan kesehatan. Responden mengalami radang lebih sedikit. Persediaan darah mereka ke jaringan kulit pun terbukti meningkat.

Efek ini disebabkan oleh meningkatnya level antioksidan serta sirkulasi darah yang mencegah keriput. Setiap bar cokelat mengandung 38 kilo kalori. Penciptanya percaya, cokelat ini cocok bagi penderita diabetes.

Meski begitu, Esthechoc tidak akan segera menggantikan cokelat Dairy Milk di toko-toko dalam waktu dekat. Brosur cokelat kesehatan ini mengatakan sasarannya adalah perempuan kota usia 30-an yang elegan, berpendidikan, dan kaya. Juga para pengusaha. Dalam iklannya dikatakan bahwa cokelat ini akan mendukung penampilan mereka dalam lingkungan kerja.

Makanan yang juga dijuluki Cambridge Beauty Chocolate ini akan dijual mulai bulan depan. Produsennya belum mengungkap harga cokelat tersebut. Namun, besar kemungkinan harga cokelat ini akan sangat mahal.

Walau begitu, tak semua orang setuju akan khasiat cokelat ini. Akademisi lain kurang yakin dengan khasiat cokelat ini. Naveed Sattar, profesor ilmu metabolisme dari Universitas Glasgow, mengatakan uji klinis lanjutan masih perlu dilakukan untuk membuktikan klaim khasiat cokelat yang kuat dari perusahaan tersebut.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cokelat

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top