Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

CEGAH KEKERASAN ANAK DI SEKOLAH: Guru Harus Ikut Dalam Kegiatan MOS

Masa orientasi siswa (MOS) dapat membuka kesempatan terjadinya kekerasan di sekolah bila keterlibatan guru ditiadakan, kata pendiri Yayasan Semai Jiwa Amini (SEJIWA) Diena Haryana.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Maret 2015  |  10:35 WIB
Kekerasan pada anak - fanpop.com
Kekerasan pada anak - fanpop.com

Bisnis.com, JAKARTA--Masa orientasi siswa (MOS) dapat membuka kesempatan terjadinya kekerasan di sekolah bila keterlibatan guru ditiadakan, kata pendiri Yayasan Semai Jiwa Amini (SEJIWA) Diena Haryana.

"MOS yang baik adalah tidak memberikan seluruh otoritas kepada senior untuk bertanggungjawab atas kegiatan itu," ujar Diena usai diskusi publik Stop Kekerasan dan Ciptakan Sekolah Ramah Anak di Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Sabtu.

MOS kerap menjadi ajang "balas dendam" dari senior kepada junior yang berujung pada kekerasan di sekolah, baik itu dari segi mental maupun fisik. Menurut Diena, ajang MOS harus melibatkan guru dan pihak sekolah. Mereka bertugas membuat penyambutan untuk murid baru sehingga mereka merasa diterima dengan baik di lingkungan sekolah.

MOS idealnya berfungsi membuat anak mengenal lebih dekat sekolah baru, bukan membuat anak dirundung stres karena dikerjai senior. Permainan-permainan menyenangkan yang merangsang kemampuan anak untuk bekerjasama dengan teman-temannya juga diperlukan dalam kegiatan orientasi siswa baru. "Anak harus merasa mereka adalah anggota baru yang diterima," ujar dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kekerasan anak

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top