Wow, Kosmetik Korea Gunakan Bahan-bahan Ekstrem

Kosmetika organik beberapa tahun belakangan mulai kembali berjaya.
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 31 Oktober 2015  |  11:05 WIB
Wow, Kosmetik Korea Gunakan Bahan-bahan Ekstrem
Park Bo Young - allkpop.com

Bisnis.com, JAKARTA-- Kosmetika organik beberapa tahun belakangan mulai kembali berjaya. Jika diperhatikan, di pusat-pusat perbelanjaan semakin banyak bertebaran label-label makeup dan perawatan kulit internasional yang menjual produk berbahan dasar alami yang aman bagi kulit.

Salah satu yang sedang merajalela saat ini adalah kosmetika asal Korea Selatan, yang banyak menawarkan produk dengan bahan dasar yang tidak umum, tidak hanya dari sumber nabati. Merek-merek kosmetik asal Negeri Ginseng semakin menjamur dan laku keras di pasaran.

Beberapa merek kosmetika Korea yang terkenal dan laku keras di berbagai negara a.l. TonyMoly, Etude, Inisfree, Laneige, The Face Shop, Holika Holika, Skinfood Inc., 3 Concept Eyes, Missha, Banila Co., IOPE, dan masih banyak lagi.

Salah satu hal yang unik dari tren produk kecantikan Korea adalah penggunaan bahan-bahan ajaib, yang berasal dari unsur organik hewani. Sebuat saja, yang sedang sangat meledak di pasaran saat ini yaitu perawatan wajah dengan lendir siput.

Lendir Siput

Label kosmetik TonyMoly, misalnya, meluncurkan berbagai produk perawatan berbahan dasar lendir siput, mulai dari krim mata,toner, pelembab, hingga masker. Lendir siput dipercaya ampuh mempercepat regenerasi kulit.

Selain itu, lendir dari hewan yang kerap dianggap menjijikkan oleh sebagian orang itu juga dipercaya membuat kulit tampak lebih bercahaya, dan memberikan hasil akhirdewy lookyang banyak diinginkan kaum hawa saat ini.

Bahkan, berdasarkan laporanBloomberg, label kosmetik Sephorayang berbasis di Parissampai tertarik menggandeng perusahaan Korea untuk mengembangkan produk kecantikan berbahan dasar lendir siput untuk konsumen Eropa dan Amerika Serikat.

Ada alasan mengapa kosmetika Korea dicintai banyak orang. Penggunaan bahan-bahan yang tidak biasa, kemasan yang menarik, danimage brandingyang kuat adalah beberapa faktor yang mendorong berkembangnya trenmakeup and skincareKorea.

Berdasarkan data dari Korea International Trade Association, tahun ini total penjualan kosmetik Korea melonjak 66% atau hampir mendekati US$1,5 miliar. Sementara itu, The Export-Import Bank of Korea memprediksi angka tersebut bisa melambung menjadi US$10 miliar dalam 5-10 tahun ke depan.

Peminat terbanyak dari kosmetik Korea berasal dari China, dengan total kontribusi global sebesar 12%. Bahkan, konsumen Negeri Panda banyak mengincar produk kecantikan kulit dengan bahan-bahan ekstrem, seperti lemak kuda.

Produk yang dibuat pun tidak sembarangan. Untuk produk berbasis lendir siput, misalnya, produsen mengklaim prosesnya sangat alamiah. Jutaan siput diberi makan teh hijau dan diperdengarkan lagu-lagu yang menenangkan untuk memproduksi lebih banyak lendir.

Selain lendir siput, bahan alami berbasis hewan yang sedang tren untuk perawatan kulit wajah adalah susu unta atau susu keledai, racun lebah, kolagen babi, minyak kuda, dan ekstrak bintang laut.

" [Warga] Korea sebenarnya sudah memiliki budaya merawat kulit sejak ribuan tahun lalu," ujar CEO Peach & Lily Alicia Yoon, sebagaimana dikutip dari Bloomberg.

Obsesi

Obsesi kaum hawa terhadap kosmetik Korea, lanjut Yoon, dimulai sejak 2012 saat Sephora memperkenalkan produkbeauty balmmerek Dr. Jart+. Produk tersebut menjadi cikal bakal meledaknya penjualan BBcream di seluruh dunia.

Setelah BB cream, inovasi lain yang dipopulerkan Korea adalah lip tint,lip tattoo ,face mist, dan cushion. Bagi Anda yang ingin mendapatkan kulit mulus bak selebriti Korea, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan.

Pertama,untuk menutrisi kulit secara maksimal, orang Korea biasanya menggunakan produkprecut cotton, jel, atau masker karet lembaran yang memiliki lubang di hidung, mata, dan mulut. Masker tersebut didiamkan selama sekitar 30 menit sebelum tidur.

Kedua, ritual perawatan wajaha laKorea juga sedikit berbeda dengan yang selama ini kita kenal. Perempuan-perempuan Korea menghabiskan waktu yang cukup lama (antara 1-2 jam/hari) untuk merawat wajah.

Satu set perawatannya sendiri cukup rumit dan terdiri dari 4 sampai 20 langkah, dan biasa dilakukan pada malam hari menjelang tidur. Beberapa produk juga didesain untuk digunakan selama tidur, atau dikenal dengan sebutanovernight serumatauovernight mask.

Ketiga,perawatan kecantikana laKorea melibatkan berbagai jenis produk yang ditumpuk-tumpuk di wajah, yang dipercaya efektif membuat kulit tampak kenyal, lembab, dan bercahaya padi pagi hari setelah kita bangun dari tidur.

Dermatologis Whitney Bowe menjelaskan, penggunaan bahan-bahan seperti lendir siput sebenarnya merupakan gimik yang dipakai perusahaan Korea untuk menarik konsumen. Bagaimanapun, harus diakui lendir siput memiliki banyak nutrisi yang dibutuhkan kulit.

Lendir siput dikenal mampu mengencangkan dan merehidrasi kulit, serta mengurangi garis kerut di wajah. Sementara itu, susu keledai sudah digunakan untuk kecantikan wajah sejak era Mesir Kuno, seperti oleh Kleopatra, sebutnya.

Nah, apakah Anda tertarik mencoba sensasi merawat kecantikan dengan bahan-bahan unik dari hewan? Mungkin Anda dapat mencari toko kosmetika Korea terdekat dan mencoba produk dengan bahan-bahan tidak lazim untuk kecantikan kulit.

Bahan Populer dari Kosmetika Korea:

Susu keledai/unta: menenangkan kulit dan kaya akan vitamin C

Ekstrak bintang laut: melembabkan dan meregenerasi

Racun lebah: memacu produksi kolagen

Kolagen babi: memaksimalkan elastisitas kulit

Kedelai fermentasi: melembabkan

Lendir siput: mengencangkan dan merehidrasi kulit

Sumber:Bloomberg,2015

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
korea, tren kecantikan

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top