Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hanafi Gelar Pameran Tunggal di Galeri Nasional Indonesia

Apa yang terbayang jika mendengar kata Jawa? Batik? Wayang? Lewat pameran tunggal Hanafi Muhammad bertajuk Pintu Belakang | Derau Jawa, para penikmat seni dapat melihat Jawa dari sisi yang berbeda. Pameran tersebut berlangsung pada 1-15 Maret 2016 di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.
Tisyrin Naufalty Tsani
Tisyrin Naufalty Tsani - Bisnis.com 09 Maret 2016  |  04:55 WIB
Pameran lukisan. -
Pameran lukisan. -

\Bisnis.com, JAKARTA--Apa yang terbayang jika mendengar kata Jawa? Batik? Wayang? Lewat pameran tunggal Hanafi Muhammad bertajuk Pintu Belakang | Derau Jawa, para penikmat seni dapat melihat Jawa dari sisi yang berbeda. Pameran tersebut berlangsung pada 1-15 Maret 2016 di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.

Menurut Kurator Pameran Tunggal Hanafi Pintu Belakang | Derau Jawa Agung Hujatnikajennong, ide utama dalam pameran Hanafi adalah tentang noise atau derau yaitu semacam suara yang tidak diinginkan. Sang seniman mengasah ide tentang sesuatu yang mengganggu.

“Dia telah berkeliling ke beberapa daerah di Jawa untuk mengamati,” katanya belum lama ini.

Salah satu karya Hanafi adalah lukisan berjudul Wedhus Gembel and The Body of Java (acrylic on canvas, 2016), yang menggambarkan dahsyatnya letusan gunung berapi. Menurut Hanafi, lukisan ini terinspirasi dari peristiwa meletusnya Gunung Merapi.

Berikutnya, para pengunjung dapat menikmati karya instalasi Clogs and a Baby Stroller (plate, wire warm, 150 wooden clogs, 2016), Headaches-Fever (alumunium 60 pieces, 2016), Tak Lelo Lelo Ledung  (Mix media. Acrylic on canvas, tempat tidur, kelambu, audio nyanyian Tak Lelo Lelo Ledung, speaker MP3, dan batu hebel, 2015), atau lukisan Bade Tindak Pundi Nopo (acrylic on canvas, 2016).

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

seniman
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top