Tren Mukena ala Putri Arab

Sebagian besar perempuan yang merayakan Idulfitri sibuk mempersiapkan busana spesial yang akan dipakai pada perayaan istimewa setelah bulan puasa. Namun, sedikit yang memberi perhatian khusus pada mukena yang akan dikenakan saat Hari Raya.
Wike Dita Herlinda | 02 Juli 2016 11:01 WIB
Mukena ala Arab - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Sebagian besar perempuan yang merayakan Idulfitri sibuk mempersiapkan busana spesial yang akan dipakai pada perayaan istimewa setelah bulan puasa. Namun, sedikit yang memberi perhatian khusus pada mukena yang akan dikenakan saat Hari Raya.

Sebagai sandang pelengkap ibadah, mukena kerap luput dari atensi kaum Hawa. Padahal, momentum spesial seperti Lebaran dapat dijadikan kesempatan untuk mengganti mukena lama yang sudah usang atau yang memang sudah saatnya diganti.

Oleh karena itu, sesekali tidak ada salahnya menilik tren mukena kekinian untuk melengkapi perayaan Hari Raya Anda bersama keluarga. Lagipula, selesai dipakai untuk salat ied bersama, Anda masih bisa menyimpannya untuk dipakai pada kesempatan lain.   

Salah satu model mukena yang dapat dijadikan inspirasi adalah gaya Arabia. Berbeda dengan kebanyakan mukena di Indonesia yang didominasi warna putih atau palet pastel, mukena ala Timur Tengah justru diperkaya dengan semburat kelir-kelir berani.

Anda bisa mengintip koleksi mukena Hareem Al-Sultan dari label busana premium Samire Style. Koleksi tersebut mencitrakan tren terkini dari mukena-mukena di jazirah Arab, yang mungkin bisa Anda adopsi untuk merayakan Idulfitri di Tanah Air.

Pemilik Samire Style Nasrullah Taufik menjelaskan, koleksi mukena tersebut dirancang eksklusif dan otentik dari Timur Tengah.

“Berbagai varian koleksi mukena kami disertai dengan pilihan warna dan motif untuk membuat ibadah menjadi lebih nyaman,” katanya.

Salah satu desain yang diunggulkan adalah mukena bernuansa Maroko yang menggunakan material katun yang dingin dan dilengkapi aplikasi bordir dan bahan kulit yang mempercantik tampilan mukena.

Sedikit berbeda dengan kebanyakan mukena di Tanah Air, sebagian rancangan mukena ala Timur Tengah dilengkapi dengan tali di bagian bawah yang mempermudah langkah kaki saat berjalan.

“Kami harap koleksi kami bisa menjadi alternatif bagi para pecinta fashion ala Timur Tengah di Indonesia,” imbuh Nasrullah.

Keunikan mukena gaya Arabian juga terletak pada padu padan warnanya. Warna-warna dasar matang dan berani seperti merah cerah, oranye, ungu, hijau, biru, kuning, dan bahkan hitam banyak dikombinasikan dengan aksen bordir atau motif dengan permainan tabrak warna.

Material yang digunakan pun cenderung mengkilap. Jika Anda belum terbiasa menggunakan mukena dengan warna-warni berani atau riskan menjadi pusat perhatian, terdapat pula berbagai pilihan model yang lebih kalem.

Warna-warni seperti ungu muda, hijau mint, maupun putih dapat dipilih jika Anda lebih nyaman bermukena dengan palet pastel. Namun, tetap saja mukena a la Timur Tengah didominasi oleh detail payet, lace, dan bordir yang cenderung glamor dan eye catchy.

Terdapat dua pilihan model mukena dalam koleksi tersebut, yaitu one piece dan two piece. Masing-masing dipercantik dengan desain unik yang menyerupai jubah panjang, lengkap dengan penutup kepala yang menyerupai hood nan stylish.

Jika Anda lebih nyaman mengenakan model konvensional, terdapat juga berbagai pilihan mukena yang dirancang sesuai standar tren yang berkembang di Tanah Air dengan tetap menghadirkan sentuhan ala Timur Tengah.

Nah, apapun dan bagaimanapun jenis mukena yang Anda pilih untuk dikenakan saat Hari Raya, jangan sampai mengalihkan fokus dan niat Anda untuk beribadah dan mengucap syukur. 

 

 

Tag : fashion
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top