Berikut Tantangan Karier Manajer Artis

Dunia hiburan lekat dengan gaya hidup mewah, gemerlap, dan hura-hura
Azizah Nur Alfi | 19 Agustus 2016 08:01 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Dunia hiburan lekat dengan gaya hidup gemerlap, pesta, dan hura-hura. Tak cuma artis, tetapi juga para manajer di dalamnya. Namun, Sulung Landung, pendiri Avatara88, sebuah manajemen talenta, mematahkan persepsi tersebut melalui buku keduanya Artist Management 101 Part 2: Kisah di Balik Panggung Hiburan.

Buku setebal 146 halaman itu merupakan kelanjutan dari buku pertamanya berjudul Artist Management 101: Jalan Panjang Lahirkan Bintang yang dirilis pada 2012 silam. Seperti halnya buku pertama, buku kedua ini menjadi sarana bagi Sulung untuk berbagi motivasi, mengilhami, dan memberikan dorongan dalam menghadapi dunia hiburan yang makin dinamis.

"Mungkin manajer adalah pekerjaan yang sangat amat glamor, datang ke acara-acara di luar negeri, dan lain lain. Namun, di balik itu ada kerja keras. Datang ke pesta-pesta hanya 30%, sisanya adalah ketelatenan, dedikasi, dan profesional," tuturnya saat peluncuran buku Artist Management 101 Part 2: Kisah di Balik Panggung Hiburan di Jakarta.

Buku Artist Management 101 Part 2: Kisah di Balik Panggung Hiburan mengungkap banyak tantangan karier sebagai manajer artis. Sulung tidak hanya menyajikan masalah-masalah di pekerjaan ini, tetapi juga pengalaman serta referensi dalam mengatasinya.

Pelunasan honor bagi talent oleh klien yang kerap tidak sesuai kontrak, menjadi pembahasan di halaman delapan bab pertama Talent Management. Sulung mengambil pengalaman Cathy Sharon sebagai pembelajaran bagaimana menghadapi klien yang tidak sesuai kontrak dan menjaga suasana hati talent agar tidak berpengaruh pada kualitas pekerjaan.

Manajer tidak saja dituntut menghadapi klien secara profesional, tetapi bertugas merencanakan karier talent dalam kurun waktu beberapa tahun mendatang. Proses membangun talent yang berkualitas, seperti pada bab kedua, tidak saja soal penampilan. Namun, yang terpenting adalah sikap, karakter, dan etos kerja talent tersebut. Hal ini terbukti pada karier aktor Ben Joshua, paska menikah dan memiliki anak. Begitu pula pada aktris Sigi Wimala yang tetap melejit, paska menikah dan memiliki dua anak.

“Pada awal 2010, setelah Ben Joshua menikah dan memiliki anak, muncul opini publik bahwa kariernya akan redup. Namun, Ben menepisnya dengan bekerja keras,” tulis Sulung.

Bagi Sulung, Avatara88 berbeda dengan manajemen artis yang hanya mengelola para aktor dan aktris. Sulung menyebut Avatara88 sebagai manajemen talenta, sehingga jangkauannya lebih luas. Dia tidak hanya mengelola aktor dan aktris, tetapi juga sutradara, presenter, serta musisi. Keputusan ini memunculkan tanda tanya besar di industri hiburan. Sebab, di Indonesia tidak lazim seorang musisi dan sineas memiliki agen.

Sulung membuktikan nama-nama besar berada dalam naungan manajemen talenta yang didirikannya. Sebut saja, Adinia Wirasti, Lukman Sardi, musisi Dian HP, hingga sutradara dan penulis skenario Upi. Tidak berlebihan jika pengalaman 16 tahun di dunia hiburan patut menjadi referensi bagi mereka yang ingin menekuni profesi sebagai artis atau manajer artis.

Judul Buku: Artist Management 101 Part 2: Kisah di Balik Panggung Hiburan
Penulis: Sulung Landung
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: Pertama, 2016
Tebal: 146 halaman
ISBN: 978-602-03-3271-8

Tag : buku
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top