PANGGUNG PARA PEREMPUAN KARTINI: Menkeu Sri Mulyani Bacakan Surat Tentang Pajak

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati turut hadir memeriahkan Panggung Para Prempuan Kartini yang digelar oleh Tempo Media Grup bersama Bank Indonesia, Selasa (11/4).
Ramdha Mawaddha
Ramdha Mawaddha - Bisnis.com 12 April 2017  |  01:25 WIB
PANGGUNG PARA PEREMPUAN KARTINI: Menkeu Sri Mulyani Bacakan Surat Tentang Pajak
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) disaksikan aktris Chelsea Islan membacakan surat Kartini ketika tampil pada Panggung Para Perempuan Kartini di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (11/4) malam. - Antara/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA— Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati turut hadir memeriahkan Panggung Para Prempuan Kartini yang digelar oleh Tempo Media Grup bersama Bank Indonesia, Selasa (11/4).

Meski tiba menjelang akhir acara, Sri Mulyani tetap tampil membacakan surat Kartini tentang sistem ekonomi, terutama ketidakadilan pajak bagi masyarakat Bumiputera kala itu. Selain itu, puisi ini juga banyak menceritakan kondisi kehidupan Bumiputera yang sangat memprihatinkan.

Berbalut kebaya berwarna hitam, Sri Mulyani membacakan surat Kartini lewat tabletnya. Dengan fasih dan tegas, Sri Mulyani membacakan surat yang ditulis Kartini yang kemudian disambut tepuk tangan meriah oleh seluruh penonton.

Usai membaca puisi, Sri Mulyani mengungkapkan jika isi surat Kartini ini mengatakan jika dulu masyarakat kecil bayar pajak yang besar, makanya Belanda bisa kaya. “Semoga Indonesia jadi kaya tanpa memajaki orang kecil, tapi memajaki orang kaya,” katanya.

Sri Mulyani memang menjadi salah satu perempuan inspiratif di Indonesia saat ini. Dikenal sangat cerdas, bahkan pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia sejak 1 Juni 2010 hingga dipanggil kembali oleh Presiden Jokowi pada Juli 2016.

Karena prestasinya jugalah, Sri Mulyani dinobatkan sebagai menteri keuangan terbaik Asia pada 2006 oleh Emerging Markets pada 18 September 2006 di sela Sidang Tahunan Bank Dunia di singapura kala itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sri mulyani, hari kartini

Editor : Gita Arwana Cakti
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top