Pianis Cilik Jefri Setiawan Didorong Pecahkan Rekor Dunia di Korea

Pernah memecahkan Rekor MURl sebagai Pemain Keyboard dan Penyanyi Termuda dengan Mata Tertutup, pada usia 1O Tahun 2 Bulan 18 Hari belum cukup membuat Jefri Setiawan merasa puas.
Ramdha Mawaddha
Ramdha Mawaddha - Bisnis.com 15 April 2017  |  04:34 WIB
Pianis Cilik Jefri Setiawan Didorong Pecahkan Rekor Dunia di Korea
Jefri Setiawan bersama Zulkifli Hasan
Bisnis.com, JAKARTA - Pernah memecahkan Rekor MURl sebagai Pemain Keyboard dan Penyanyi Termuda dengan Mata Tertutup, pada usia 1O Tahun 2 Bulan 18 Hari belum cukup membuat Jefri Setiawan merasa puas.
 
Hari ini Jefri kembali unjuk kebolehannya bermain keyboard di Ruang Teater Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta, Kamis (13/4).
 
Jefri memecahkan Rekor Dunia Record Holders Republic (RHR) yang bermarkas di lnggris untuk kategori “Playing 60 songs with keyboard blindfolded in 5 hours" (Memainkan 60 lagu dengan keyboard dengan mata tertutup selama 5 jam). Pemecahan rekor dunia ini diuji Iangsung oleh USA President Record Holders Republic Mr. David Adamovich.

Jefri mengaku senang karena kembali mendapat kesempatan memecahkan rekor bermain musik yang telah menjadi hobinya sejak dulu, apalagi kali ini catatannya adalah rekor dunia.

Bagi Jefri meraih prestasi adalah tujuannya bermusik yang membuatnya selalu bersemangat dalam latihan. Selama ini, sambil sekolah, Jefri memang rajin Iatihan musik. “Saya suka bermain musik, latihan saja terus, nanti pecahkan rekor”, ungkap Jefri dalam siaran pers.

Tentu tak mudah bagi Jefri untuk mengukir prestasi. Beruntung, bocah kelahiran Kendal, 2 Maret 2006 ini tak pernah kehilangan dukungan dari keluarganya, terutama sang ayah, Joko Manis, yang selalu menemani Jefri menyiapkan segala keperluan, termasuk saat melakukan persiapan pemecahan rekor dunia hari ini.

Dukungan luarbiasa juga didapatnya dari Bupati Kendal, Jawa Tengah, Mirna Annisa.

“Biasanya dia belajar musik sendiri, nyobain sendiri, sehari dua hari nanti hafal dan sudah bisa ditampilkan, bahkan sudah bisa juga tutup mata mainnya," kata Joko.

Sebagai orangtua, Joko tak pernah memaksa anaknya untuk latihan musik. "Jika Jefri ingin latihan, silahkan. Dulu, Saya bahkan pernah meminta Jefri untuk berhenti bermain musik. Saya pikir kenapa juga bermain musik, untuk apa. Saya juga bukan musisi yang mengharuskan dia bermain musik," ungkap Joko.

Melihat keinginan dan tekad Jefri, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi pun menyampaikan apresiasinya. “Jefri ini anak Indonesia yang patut kita contoh semangatnya," ucapnya.

“Sukses terus untuk Jefri, kembangkan terus bakatmu, jadilah yang terbaik, tinggikan, harumkan nama Indonesia ke pentas dunia, jadilah kebanggaan bagi Indonesia," tambah Imam.

Pemecahan rekor dunia oleh Jefri Setiawan, disaksikan oleh Bupati Kendal beserta jajarannya serta dihadiri pejabat terkait dan Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Setelah memecahkan rekor dunia di Jakarta hari ini, pada 14 Mei 2017 mendatang, Jefri juga akan tampil di KBRI Korea Selatan untuk memecahkan rekor dunia memainkan 70 lagu dengan keyboard dalam waktu tercepat.

Jefri berharap prestasinya dapat tercatat pula pada Guinness World Records atas kemampuan bermusiknya ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
musik

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top