Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kemenkes Gelar Seminar Manajemen Kebersihan Menstruasi

Dalam rangka Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia, Kementerian Kesehatan Republik Ondonesia menggelar seminar dan temu media membahas tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM), Jumat (26/5).
Ramdha Mawaddha
Ramdha Mawaddha - Bisnis.com 26 Mei 2017  |  21:39 WIB
Kemenkes Gelar Seminar Manajemen Kebersihan Menstruasi
Menstruasi - boldsky.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-- Dalam rangka Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia, Kementerian Kesehatan Republik Ondonesia menggelar seminar dan temu media membahas tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM), Jumat (26/5).

Tahun ini kali pertama di Indonesia turut diperingati Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia yang jatuh pada 28 Mei. Tanggal 28 dipilih berdasarkan siklus menstruasi perempuan yang lazimnya selama 28 hari. Sedangkan bulan 5 dipilih karena lamanya menstruasi wanita biasanya lima hari.

"Ini adalah arahan secara global dan baru pertama kita laksanakan tahun ini," kata Direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes, Eni Gustina.

Kurangnya pengetahuan masyarakat terutama remaja mengenai MKM menjadi tantangan tersendiri bagi Kemenkes. Disebutkan Eni, sebuah penelitian membuktikan jika 1 dari 6 anak perempuan terpaksa tidak masuk sekolah selama satu hari atau lebih, pada saat mereka mengalami menstruasi.

Tak hanya itu, buruknya fasilitas dan sanitasi bagi perempuan, juga masih menjadi kendala penerapan MKM ini. Terutama di Sekolah Dasar, baik jamban maupun fasilitas air bersih, masih banyak yang belum terpenuhi. Sebagaimana rasio idealnya, 1 jamban atau toilet untuk 30 anak.

"Datanya, sekitar 30% sekolah tidak memiliki jamban," kata Eni.

Selain terkait MKM, sejak disahkannya Inpres No 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), presiden telah emmerintahkan kepada gubernur dan pemerintah daerah untuk memfasilitasi Germas, termasuk penyediaan air dan jamban sehat. “Dia [pemerintah daerah dan provinsi] mesti menjamin anak bisa mendapatkan pendidikan dan kesehatan sesuai standar,” kata Eni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian kesehatan
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top