Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bom Kampung Melayu di Kanvas Sejumlah Seniman

Bom Kampung Melayu, Jakarta Timur beberapa waktu lalu membuat geram masyarakat tak terkecuali para seniman. Tim Micro Galleries menggandeng seniman lokal untuk menyuarakan pendapat mereka tentang aksi teror tersebut.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 13 Juni 2017  |  12:26 WIB
Aparat kepolisian berjaga di lokasi ledakan bom Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Kamis (25/5). - Antara/Puspa Perwitasari
Aparat kepolisian berjaga di lokasi ledakan bom Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Kamis (25/5). - Antara/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA – Bom Kampung Melayu, Jakarta Timur beberapa waktu lalu membuat geram masyarakat tak terkecuali para seniman. Tim Micro Galleries menggandeng seniman lokal untuk menyuarakan pendapat mereka tentang aksi teror tersebut.

“Baru-baru ini Jakarta Timur terkena serangan bom. Tim Micro Galleries menolak untuk hanya duduk diam tanpa reaksi disaat teror terjadi. Kami ingin memerangi teror dan ketakutan dengan gerakan yang positif, kreatif dan bebas berekspresi,” ujar pihak Micro Galleries seperti dikutip dari akun Instagram Micro Galleries, Selasa (13/6/2017).

Disebutkan bahwa Micro Galleries bekerja sama dengan beberapa seniman lokal mengambil aksi positif dan 'mengambil kembali' Jakarta sebagai kota yang damai, mempunyai banyak harapan dan tahan banting.

Mereka menuturkan para seniman lokal @medialegal_ @Nur.nus @Robowobo, @wacky.ok and @aryodb, akan membuat delapan karya berukuran besar yang memuat pesan bahwa Jakarta tidak takut dan akan bersatu melawan segala macam aksi terorisme.

“Para ekstrimis mencoba untuk mengambil kebebasan dan toleransi di Indonesia dan menggantikannya dengan ketakutan dan keterbatasan.”

Terkait hal itu dalam beberapa hari ke depan, pihak Micro Galleries juga akan mengunggah sejumlah karya para seniman yang terpasang di berbagai area kota Jakarta.

Micro Galleries adalah proyek kolektif global yang bertujuan menghidupkan kembali ruang publik yang terlantar dan terlupakan dengan mengaktifkan kembali dan menjadikannya sebuah galeri seni yang bisa diakses secara gratis oleh siapa saja, khususnya oleh komunitas lokal dan masyarakat sekitar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

seniman
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top