Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cara Mengatasi Makanan Berlimpah Saat Lebaran

Kurang dari satu minggu umat Islam akan merayakan hari kemenangan Hari Raya Idulfitri setelah satu bulan berpuasa.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Juni 2017  |  10:35 WIB
Cara Mengatasi Makanan Berlimpah Saat Lebaran
Kulkas - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Kurang dari satu minggu umat Islam akan merayakan hari kemenangan Hari Raya Idulfitri setelah satu bulan berpuasa.

Banyak orang yang telah sibuk menyambut Lebaran dengan mempersiapkan segala kebutuhan mulai dari pakaian hingga penganan.

Tidak hanya segala macam kue dan kudapan, tetapi juga makanan berat khas Lebaran seperti rendang, opor ayam ataupun sambal goreng kentang juga disiapkan untuk disantap bersama keluarga besar saat Lebaran tiba.

Momen satu tahun sekali itu juga menjadi ajang silaturahmi antar tetangga maupun sanak saudara. Para ibu di lingkungan tempat tinggal biasanya saling berkirim masakan menu Lebaran. Bisa dibayangkan makanan yang ada di rumah menjadi berlimpah ruah.

Belum lagi jika mendapat buah tangan dari sanak saudara yang berkunjung ke rumah. Tak jarang lemari es menjadi satu-satunya tempat untuk menyimpan dan "menyelamatkan" makanan tersebut.

Anda dapat menyiasati makanan berlimpah saat Lebaran dengan menggunakan lemari es yang memiliki fitur sebagai berikut.

1. Wide storage

Dengan makanan yang berlimpah ruah Anda membutuhkan tempat penyimpanan yang besar atau lebar tanpa sekat pemisah yang memudahkan Anda untuk memasukan makanan ke dalam lemari es.

2. Frex Room

Teknologi Frex Room menjadi pertimbangan penting dalam lemari es. Pasalnya, teknologi tersebut memungkinkan ruang di lemari es memiliki temperatur dengan pengaturan suhu berdasarkan jenis bahan makanan yang disimpan untuk menjaga kesegaran dan kualitas bahan makanan.

3. Plasmacluster Ion

Jangan dikira di dalam kulkas kuman ikut membeku. Justru di kulkas, beberapa jenis bakteri tumbuh subur. Peneliti asal Inggris Paul McDonnell menyebut sejumlah bakteri mematikan juga tahan dengan suhu kulkas.

Namun McDonnell menyatakan kulkas tetap penting untuk menjaga makanan tetap aman dikonsumsi dan meminimalkan kemungkinan bakteri dan pertumbuhan jamur yang bisa menyebabkan masalah besar.

Teknologi plasmacluster Ion sangat dibutuhkan karena teknologi tersebut dapat menonaktifkan 99 persen virus, bakteri dan jamur untuk menjaga makanan tetap segar alami, bebas kontaminan dan bersih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ramadan

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top