Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cara Mengatasi Makanan Berlimpah Saat Lebaran

Kurang dari satu minggu umat Islam akan merayakan hari kemenangan Hari Raya Idulfitri setelah satu bulan berpuasa.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Juni 2017  |  10:35 WIB
Kulkas - Istimewa
Kulkas - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Kurang dari satu minggu umat Islam akan merayakan hari kemenangan Hari Raya Idulfitri setelah satu bulan berpuasa.

Banyak orang yang telah sibuk menyambut Lebaran dengan mempersiapkan segala kebutuhan mulai dari pakaian hingga penganan.

Tidak hanya segala macam kue dan kudapan, tetapi juga makanan berat khas Lebaran seperti rendang, opor ayam ataupun sambal goreng kentang juga disiapkan untuk disantap bersama keluarga besar saat Lebaran tiba.

Momen satu tahun sekali itu juga menjadi ajang silaturahmi antar tetangga maupun sanak saudara. Para ibu di lingkungan tempat tinggal biasanya saling berkirim masakan menu Lebaran. Bisa dibayangkan makanan yang ada di rumah menjadi berlimpah ruah.

Belum lagi jika mendapat buah tangan dari sanak saudara yang berkunjung ke rumah. Tak jarang lemari es menjadi satu-satunya tempat untuk menyimpan dan "menyelamatkan" makanan tersebut.

Anda dapat menyiasati makanan berlimpah saat Lebaran dengan menggunakan lemari es yang memiliki fitur sebagai berikut.

1. Wide storage

Dengan makanan yang berlimpah ruah Anda membutuhkan tempat penyimpanan yang besar atau lebar tanpa sekat pemisah yang memudahkan Anda untuk memasukan makanan ke dalam lemari es.

2. Frex Room

Teknologi Frex Room menjadi pertimbangan penting dalam lemari es. Pasalnya, teknologi tersebut memungkinkan ruang di lemari es memiliki temperatur dengan pengaturan suhu berdasarkan jenis bahan makanan yang disimpan untuk menjaga kesegaran dan kualitas bahan makanan.

3. Plasmacluster Ion

Jangan dikira di dalam kulkas kuman ikut membeku. Justru di kulkas, beberapa jenis bakteri tumbuh subur. Peneliti asal Inggris Paul McDonnell menyebut sejumlah bakteri mematikan juga tahan dengan suhu kulkas.

Namun McDonnell menyatakan kulkas tetap penting untuk menjaga makanan tetap aman dikonsumsi dan meminimalkan kemungkinan bakteri dan pertumbuhan jamur yang bisa menyebabkan masalah besar.

Teknologi plasmacluster Ion sangat dibutuhkan karena teknologi tersebut dapat menonaktifkan 99 persen virus, bakteri dan jamur untuk menjaga makanan tetap segar alami, bebas kontaminan dan bersih.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ramadan

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top