Pameran di Hong Kong, Seniman Heri Dono Bawa Karya-karya Baru

Seniman kontemporer Indonesia Heri Dono menggelar pameran tunggal di Hong Kong, pada 29 Juni hingga 12 Agustus mendatang. Bertajuk Land of Freedom, pameran tersebut diselenggarakan oleh Tang Contemporary Art. Pada pameran itu, Heri Dono menampilkan sejumlah karya-karya lukisan maupun instalasinya yang terbaru.
Dika Irawan | 29 Juni 2017 16:12 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Seniman kontemporer Indonesia Heri Dono menggelar pameran tunggal di Hong Kong, pada 29 Juni hingga 12 Agustus mendatang. Bertajuk Land of Freedom, pameran tersebut diselenggarakan oleh Tang Contemporary Art. Pada pameran itu, Heri Dono menampilkan sejumlah karya-karya lukisan maupun instalasinya yang terbaru. 

Sejumlah karya lukisan Heri yang terbaru berbicara tentang situasi terkini seperti persoalan politik global. Persoalan tersebut, Heri tuangkan dalam dua lukisan berjudul Trump vs the Dragon dan Between Two Cards.
 
Kurator Pameran Hou Hanru mengatakan, keunikan karya Heri Dono terletak pada gaya Jawanya yang terinspirasi dari wayang kulit. Heri Dono, imbuhnya, merespon masalah politik terkini dengan imajinasi dan ilusinya.
 
"Dia mempersembahkan tegangan antara ilusi dan realitas serta menyoroti persimpangan dari kebudayaan lokal dan seni kontemporer," ujarnya dalam keterangan tertulis seperti dikutip dari situs tangcontemporary.com, Kamis (29/6/2017). 

Selain itu pameran ini juga menampilkan instalasi kinetik suara Born and Freedom yang terinspirasi dari lagu John Barry, Born Free.

Di kancah internasional, Heri Dono telah mengikuti sejumlah pameran di berbagai negara seperti Venice Biennale, Asia Society New York, Singapore Art Museum, hingga Gwangju Binnale. Atas sepak terjangnya itu, Heri Dono dikenal sebagai seniman kontemporer Indonesia terdepan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pameran

Editor : Maria Yuliana Benyamin

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top