Hamil/boldsky.com
Health

Sebelum Hamil, Wanita Perlu Perhatikan Hal Berikut

JIBI
Selasa, 18 Juli 2017 - 22:44
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Setiap calon orangtua pasti ingin melahirkan anak yang sehat dan kuat. Oleh karena itu, merencanakan kehamilan sehat sangatlah penting.

Tapi, pernahkah Anda memikirkan tentang perawatan prakonsepsi sebagai tindakan preventif bagi kehamilan? Bila belum, cobalah ikut langkah-langkah berikut.

#Berkonsultasi dengan ahli
Hal yang bisa Anda lakukan pertama kali adalah berkonsultasi dengan praktisi. Mereka mungkin akan menanyakan beberapa pertanyaan seputar kondisi kesehatan dan gaya hidup. Mereka juga bisa memantau rekam jejak kesehatan yang mungkin memiliki pengaruh terhadap kemampuan Anda untuk hamil dan kondisi bayi jika Anda betul-betul hamil.

#Sejarah ginekologi
Dokter kandungan mungkin akan bertanya tentang menstruasi Anda, jadi mulailah untuk mencatat kapan saja Anda datang bulan. Ia juga akan bertanya soal kontrasepsi atau mungkin pil KB apa yang dipakai. Selanjutnya, ia mungkin akan menanyakan tentang pap smears dan apakah Anda pernah mengalami STI (sexually transmitted infection). Banyak STI yang tidak memiliki gejala khusus yang dapat menyebabkan gangguan pada kehamilan atau gangguan kesuburan.

#Sejarah obstetrik
Praktisi akan bertanya tentang sejarah kebidanan Anda mencakup apakah Anda pernah hamil atau mengalami kehamilan ektopik sebelumnya atau apakah Anda pernah melakukan aborsi. Jika Anda sebelumnya pernah mengalami kehamilan ektopik, dokter mungkin akan merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan dini untuk memastikan kehamilan Anda tidak ektopik.

Jika pernah mengalami keguguran, dokter akan meminta Anda untuk melakukan tes kromosom atau tes kesehatan lain. Dokter juga akan bertanya tentang komplikasi kehamilan, bagaimana Anda melahirkan (jika pernah), dan apakah Anda pernah mengalami komplikasi pascamelahirkan.
Dokter juga akan bertanya tentang kesehatan mental seperti depresi pascamelahirkan selama dan sesudah kehamilan sebelumnya.

Jika Anda pernah melahirkan bayi yang memiliki masalah seperti neural tube defect atau spina bifida, Anda akan diminta untuk mengonsumsi asam folat sebelum dan selama kehamilan untuk mengurangi risiko kehamilan abnormal lagi.

#Sejarah medis
Dokter mungkin ingin tahu kondisi medis Anda yang mungkin bisa membuat kehamilan terasa lebih menantang seperti asma, diabetes, tekanan darah tinggi, gangguan pembekuan darah, dan penyakit tiroid. Jika memiliki penyakit kronis, Anda mungkin akan dirujuk untuk menemui dokter spesialis yang tepat. Segala bentuk obat-obatan atau perawatan yang diambil untuk mengatasi kondisi kronis juga perlu Anda jabarkan selama dan sebelum kehamilan. Yang terakhir, dokter juga ingin mengetahui riwayat operasi atau perawatan intensif lain dan apakah Anda memiliki kendala dengan anestesi.

 

Penulis : JIBI
Editor : Nancy Junita
Sumber : Tempo
Bagikan

Tags :


Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro