Satu Dari Tujuh Orang Alami Gangguan Kesehatan Jiwa di Tempat Kerja. Waspadalah!

Depresi tercatat menjadi beban penyakit tertinggi kedua di dunia pada 2020. Peringkat ini naik dari posisi nomor empat pada 30 tahun yang lalu. n
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 05 Oktober 2017  |  17:27 WIB
Satu Dari Tujuh Orang Alami Gangguan Kesehatan Jiwa di Tempat Kerja. Waspadalah!
Depresi - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA -- Depresi tercatat menjadi beban penyakit tertinggi kedua di dunia pada 2020. Peringkat ini naik dari posisi nomor empat pada 30 tahun yang lalu. Data tersebut diperoleh dari WHO.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kementerian Kesehatan Fidiansjah mengatakan masalah kesehatan jiwa tengah menjadi isu krusial di dunia kesehatan. Lebih dari itu, lanjutnya, WHO mencatat bahwa satu dari tujuh orang mengalami gangguan kesehatan jiwa di tempat kerja.

Di Indonesia, sebuah studi yang dilakukan pada 2016 menunjukkan bahwa berbagai sektor seperti pekerja industri kecil menengah, pegawai rumah sakit, kantor instansi pemerintah dan instansi pertahanan dan keamanan mengalami gangguan berupa depresi, insomnia, gangguan mental emosional, dan rasa cemas akibat tekanan kerja.

Secara global, estimasi biaya per tahun dari penanganan masalah kesehatan jiwa sebesar US$2,5 triliun dan diperkirakan akan terus bertambah mencapai US$6 triliun pada 2030.

Kebanyakan masalah kesehatan jiwa di tempat kerja diakibatkan masalah perusahaan dan masalah internal pekerja itu sendiri.

Beberapa dampak gangguan kesehatan jiwa di tempat kerja dapat berakibat pada kasus penyakit jantung, depresi, gangguan muskuloskeletal (penunjang bentuk tubuh).

Permasalahannya, hal ini diperparah dengan beredarnya stigma di lingkungan masyarakat terkait yang mendiskriminasi orang-orang yang butuh penanganan gangguan kejiwaan.

Alhasil, banyak orang yang ketakutan jika manajemen perusahaannya mengetahui dirinya sedang sakit. Hal ini akan berakibat pada penurunan produktivitas kerja.

Untuk itu, Kemenkes berharap seluruh instansi baik BUMN, pemerintah, maupun swasta dapat lebih meningkatkan kesadaran terkait dengan pemenuhan hak karyawan dalam mendapatkan fasilitas cek kesehatan berkala, fasilitas yang menunjang seperti konseling karyawan dan fasilitas hiburan lainnya.

Hal itu sejalan dengan misi dari Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2017 yang jatuh pada 10 Oktober. Adapun tahun ini mengambil tema kesehatan jiwa di tempat kerja.

Saat ini adalah kesempatan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bahu-membahu dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat jiwanya di seluruh dunia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kesehatan jiwa

Editor : Saeno
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top